Kaba Terkini

Jalur Lubukbasung-Bukittinggi Normal, Ngungun Jadi Fokus Pemantauan

Lubukbasung, kaba12.com — Pasca dihondoh longsor Jumat,(8/1) sore sekitar pukul 15.15 WIB kemarin, Sabtu,(9/1) ini, jalur jalan Lubukbasung-Bukittinggi sudah sepenuhnya normal. Walau demikian, kawasan Ngungun, kembali menjadi fokus perhatian sebagai salah satu kawasan yang rawan potensi longsor.

Sebelumnya, sudah lebih dari 10 tahun, jalur perbatasan Lubukbasung-Tanjung Raya itu dinyatakan aman dari ancaman longsor, setelah Pemprov Sumbar melakukan serangkaian perbaikan di jalur jalan termasuk tebing disamping jalan, karena sebelumnya, Ngungun dikenal sebagai salah satu titik rawan bencana yang kerap dihantam longsor di jalan lintas propinsi itu.

Menyikapi pasca musibah longsor Jumat itu, Sekab.Agam M.Dt.Maruhun menyebutkan, pihaknya sebelumnya tidak memperkirakan kawasan itu dilanda longsor, karena tebing pengaman di kawasan itu sudah ditata apik bahkan sudah lebih dari 10 tahun terakhir relative aman dilalui.

Saat ini, diakuinya kawasan Ngungun akan kembali menjadi objek pemantauan khusus, sama halnya kawasan kelok 44, ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka, jalur lintas Sumatera di Palupuah, wilayah Palembayan dan beberapa titik lain yang dikenal rawan ancaman longsor.

Terkait kondisi tersebut, pihaknya sudah melaporkan hal itu pada pihak terkait di Pemprov Sumbar, karena dikuatirkan pasca longsor Jumat, titik yang terdampak sebelumnya diyakini rentan dipicu longsor serupa jika cuaca ekstrem melanda wilayah itu, apalagi jika hujan lebat dan angin kencang.

Disisi lain,pihaknya sudah menginstruksikan jajaran Pemkab.Agam untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengambil langkah penanganan di lapangan, jika ada potensi musibah yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat.

“ Kondisi cuaca saat ini,dikuatirkan masih berpotensi hujan lebat, untuk itu kesiapsiagaan personil terkait harus lebih ditingkatkan, dan masyarakat kami himbau untuk lebih waspada,”ungkap M.Dt.Maruhun lagi.

Musibah longsor yang menjadi salah satu objek perhatian masyarakat, karena selain kawasan itu selama ini dianggap aman dari terjangan tanah longsor, setidaknya dalam 10 tahun terakhir, juga dampak longsor juga menyebabkan ratusan kendaraan terjebak macet karena rute itu dikenal sebagai salah satu titik sentral lalulintas penghubung antara Lubukbasung-Maninjau-Bukittinggi apalagi Jumat dikenal sebagai hari menjelang libur akhir pekan.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });