Kaba Terkini

Polsek Tanjung Raya Awasi Perayaan Malam Tahun Baru

Maninjau, kaba12.com — Jajaran Kepolisian sektor (Polsek) Tanjung Raya, akan melakukan pengamanan dan pengawasan pada saat perayaan pergantian tahun baru 2021. Hal ini dilakukan untuk mengawasi kegiatan masyarakat yang berpotensi kerumunan, sehingga dapat memicu penyebaran Covid-19.

Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Partanto mengatakan, pada perayaan pergantian tahun 2020 ke 2021 besok, pihaknya akan melaksanakan patroli secara mobile bersama pemerintah kecamatan guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas. Seperti kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, serta kerumunan massa yang dapat menyebabkan penyebaran virus Corona.

“Jadi, sasaran patroli kita pada saat malam tahun baru adalah objek wisata, tempat hiburan, dan perkampungan Nagari yang ada di Kecamatan Tanjung Raya,” kata AKP Yudi Partanto saat dikonfirmasi kaba12.com, Rabu (30/12).

Sebelum melakukan patroli, pihaknya akan menggelar apel persiapan pengamanan dan pengawasan malam tahun baru, termasuk menyiapkan strategi untuk pelaksanaannya nanti.

“Setelah sholat Isya kita akan menggelar apel persiapan untuk pelaksanaan patroli. Namun yang jelas pada malam itu seluruh objek wisata ditutup, dan kita akan lakukan patroli ke tempat-tempat yang rawan terjadinya gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

Wakapolsek Tanjung Raya Iptu Akhiruddin menambahkan, pengamanan perayaan pergantian tahun baru besok akan dilaksanakan secara ketat untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Bahkan, pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian pada malam pergantian tahun baru.

“Oleh karena itu kami meminta kepada masyarakat untuk tetap di rumah, silahkan Istiqomah, dan muhasabah di tempat ibadah. Selain itu, kami juga melarang masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api, petasan, dan bahan ledakan lainnya,” ungkapnya.

Ditambahkan Wakapolsek, jika ditemukan adanya kerumunan massa, pihaknya akan melakukan tindakan secara persuasif untuk membubarkan kerumunan tersebut. Karena, menurutnya dasar hukum yang paling kuat adalah ‘Salus populi suprema lex esto’ dengan artian kesehatan, kesejahteraan, kebaikan, keselamatan, dan kebahagiaan rakyat harus menjadi hukum tertinggi.

“Kita berharap masyarakat dapat memahami hal ini, bahwasanya pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Bahkan varian baru virus tersebut telah ditemukan. Maka dari itu kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan kerumunan, dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” tegasnya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });