Kaba Terkini

Warga Nagari Duo Koto Dapat BST Kemensos Tahap VII

Maninjau, kaba12.com — Sebanyak 167 KK warga Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI tahap ketujuh, Sabtu (17/10).

Pencairan bantuan tunai tahap ketujuh senilai Rp 300.000 ini dilaksanakan di Kantor Pos Indonesia cabang Maninjau dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Koordinator TKSK Kabupaten Agam, M Sidi Bagindo menyebutkan, bantuan yang disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini merupakan program jaring pengaman sosial (JPS) dari Kementerian Sosial RI dalam rangka penanganan ekonomi kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“BST tahap ketujuh merupakan bantuan periode bulan Oktober senilai Rp. 300.000 per KPM. Kemudian Informasi yang kita peroleh dari Kemensos, penyaluran BST akan berlanjut hingga bulan Desember mendatang,” ujarnya kepada kaba12.com, Sabtu.

Disebutkan, bagi warga yang akan mencairkan BST, ada beberapa persyaratan yang wajib dilakukan saat proses pencairan dilakukan di Kantor Pos. Diantaranya wajib mengenakan masker, membawa surat panggilan bansos, membawa fotocopy KK dan KTP, serta tidak dibenarkan membawa anak kecil saat pembagian bantuan.

“Selain itu, Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya juga mengintruksikan masing-masing Wali Jorong untuk mendampingi warganya yang akan mencairkan dana bantuan. Hal ini dilakukan untuk pengamanan dan penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak,” sebutnya.

Ditambahkan M Sidi Bagindo, walaupun nilai bantuan dana ini sedikit, setidaknya dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Mudah-mudahan bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Seorang warga Nagari Duo Koto penerima BST, Wiwit (37) tidak menyangka adanya bantuan lanjutan dari Kementerian Sosial RI. Walaupun demikian, dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat atas bantuan yang dibagikan.

“Alhamdulillah, bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga. Mudah-mudahan wabah Corona ini secepatnya berlalu, sehingga perekonomian masyarakat dapat pulih kembali dan tidak bergantung kepada pemerintah,” ungkapnya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top