Bukittinggi

DLH Bukittinggi Pangkas Dahan Pohon Pelindung Yang Membahayakan

Bukittinggi, KABA12.com — Dalam rangka pemeliharaan pohon pelindung dalam kota Bukittinggi, hampir 100 batang pohon pelindung dipangkas dahannya oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi, Syafnir, menjelaskan, dalam kota Bukittinggi terdapat 100 lebih berbagai jenis pohon pelindung, baik itu yang ada di pinggir jalan raya maupun yang ada di objek wisata Bukittinggi.

Pada umumnya, kondisi pohon pelindung itu sudah berumur tua dan sangat rimbun, sehingga menutup pandangan dalam berkendara dan juga menutup pandangan dibeberapa lokasi objek wisata, disamping itu, dahannya juga menyentuh kabel listrik tegangan tinggi milik PLN serta banyaknya dahan dahan kayu itu yang sudah lapuk dan sangat beresiko untuk jatuh dan tumbang. Sehingga sangat membahayakan bagi masyarakat yang ada dibawahnya.

“Untuk itu, kami dari Dinas Lingkungan Hidup melalui program pengelolaan Ruang Terbuka Hijau melakukan lemeliharaan rutin taman dalam kota dan pemeliharaan pohon pelindung, dengan jalan melakukan pemangkasan terhadap pohon pohon pelindung tersebut,” ungkapnya.

Sejak dilaksanakan pemangkasan sampai Senin (12/10), sudah 91 pohon pelindung dari berbagai jenis yang telah dipangkas dahannya.

Diantaranya di jalan Urip Soemohardjo sebanyak 30 batang, depan Gereja Stasiun, 8 batang, jalan Perintis Kemerdekaan,14 batang,di jalan A.Rivai (depan RSAM), sebanyak 18 batang dan di jalan Pemuda sebanyak 21 batang. Jumlah itu belum termasuk pemangkasan yang tengah dilaksanakan di Taman Jam Gadang.

“Khusus di Jalan Perintis Kemerdekaan, metode pemangkasannya dilaksanakan dengan mengurangi tinggi dan lebar pohon, karena pohon di daerah tersebut dahannya sudah menyentuh kabel PLN tegangan tinggi, yang beresiko terhadap pengguna fasilitas di diseputaran pohon,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top