Kaba Pemko Bukittinggi

Zainuddin Pjs. Wali Kota Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Zainuddin Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Sumbar dilantik menjadi Penjabat Sementara Walikota Bukittinggi. Zainuddin dilantik Gubernur Sumbar, bersamaan dengan tujuh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati dan Walikota dari 14 daerah (satu provinsi dan 13 kabupaten/ kota) yang akan melangsungkan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

Pelantikan berlangsung di Aula Gubernuran Sumbar, Jumat (25/09) sore.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Alwis, menyampaikan, pejabat yang dilantik, Jasman Rizal (Kadiskominfo Sumbar) sebagai Pjs. Bupati Solok Selatan, Mardi (Kepala Inspektorat Sumbar) sebagai Pjs. Bupati Pesisir Selatan, Absen Hendri (Kadisperindag Sumbar) sebagai Pjs. Walikota Solok, Adib Alfikri (Kadisdik Sumbar) sebagai Pjs. Bupati Padang Pariaman.

Kemudian, Benny Warlis (Asisten II Setda Prov) sebagai Pjs. Bupati Agam, Zainuddin (Kepala Bakeuda Sumbar) sebagai Pjs. Walikota Bukittinggi, Hansastri (Kepala Bappeda Sumbar) sebagai Pjs. Bupati Pasaman Barat dan Erman Rahman (Kepada BPBD Sumbar) sebagai Pjs. Bupati Tanah Datar.

Alwis melanjutkan, pelantikan dilakukan setelah SK dari Kemendagri keluar.
Nantinya, Pjs Bupati, dan Walikota berdasarkan peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2018 diantaranya berwenang melaksanakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.

Termasuk memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan kepala daerah definitif, serta pengawasan netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Lalu, melakukan pembahasan rancangan peraturan daerah dan dapat menandatanganinya.

Sementara itu. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, pelantikan penjabat semetara kepala daerah ini, memang sedikit terlambat. Hal ini terjadi karena persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) baru diterima pukul 17.00 WIB.

“Semua merupakan kepala SKPD di Sumbar, barusan jam 5 sore baru dikirimkan dari Kemendagri, sehingga agak terlambat karena proses administrasi. Kami harap, nanti para Pjs Bupati dan Walikota ini dapat menjaga netralitas dari para ASN pada pilkada 2020 mendatang,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top