Kaba Terkini

Warga Nagari Bayua Terima BST Kemensos Tahap VI

Maninjau, kaba12.com — Masyarakat Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam yang terdampak pandemi Covid-19 kembali mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ke enam yang bersumber dari anggaran Kementerian Sosial RI.

Sebanyak 252 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Nagari Bayua mencairkan BST tahap enam senilai Rp 300.000 per KK di Kantor Pos Indonesia cabang Maninjau, Kamis (24/9).

Petugas Kantor Pos cabang Maninjau Dona Afrizal menyebutkan, bantuan sosial tahap enam ini merupakan periode bulan September 2020 yang diperuntukkan kepada masyarakat yang terdata oleh Kemensos RI. Dimana sebelumnya mereka telah mendapatkan bansos tahap IV dan V sekaligus senilai Rp 600.000 pada bulan Agustus lalu.

“Dalam penyaluran BST Kemensos Tahap VI ini penerima bansos wajib membawa persyaratan dan mengikuti aturan saat penerimaan di Kantor Pos. Diantaranya adalah membawa surat panggilan bansos, membawa fotocopy KTP dan KK, membawa KTP asli, tidak membawa anak kecil, serta menerapkan protokol kesehatan terutama penggunaan masker,” ujar Dona Afrizal kepada kaba12.com.

Disebutkan, dalam penyaluran bansos turut didampingi oleh Wali Jorong terkait untuk mengawasi serta menegakkan protokol kesehatan kepada warganya yang akan menerima bantuan.

“Proses penyaluran bantuan kepada warga kita buka pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB,” ulasnya.

Sementara itu Wali Jorong Kampuang Jambu Roma Febrianto berharap kepada warga penerima bansos untuk menggunakan sebaik-baiknya. Salah satunya untuk memenuhi kebutuhan harian rumah tangga.

“Selain itu jika pandemi ini belum berakhir kita berharap bantuan seperti ini agar dilanjutkan kedepannya. Karena dampak dari pandemi kepada warga cukupnya. Kemudian diharapkan juga pandemi ini secepatnya berakhir agar perputaran ekonomi masyarakat bisa berjalan kembali,” katanya.

Salah seorang penerima BST Kemensos, Zuraidah (45) merasa bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah atas kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Sejak ada pandemi ini ekonomi keluarga kami susah, suami tidak bekerja. Namun dengan adanya bantuan dari pemerintah ini ekonomi keluarga kami sangat terbantu sekali. Kemudian bantuan ini akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok di masa pandemi. Mudah-mudahan bantuannya berlanjut,” ujar Zuraidah dengan mata berkaca-kaca.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top