Kaba Pemko Bukittinggi

Pengembangan Jalan Usaha Tani Peluang Ekonomi Baru Tiga Kelurahan

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian melakukan pengembangan jalan usaha tani di daerah Tigo Baleh. Pelaksanaannya ditinjau langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, didampingi Sekda, beberapa Kepala SKPD, Camat dan Lurah, Kamis (24/09).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pengembangan jalan usaha tani di daerah Tigo Baleh ini, sangat bermanfaat bagi warga di tiga kelurahan. Hasilnya nanti, tentu dapat membuka peluang ekonomi masyarakat bagi warga kelurahan Ladang Cakiah, Kubu Tanjuang dan Pakan Labuah.

“Jalan usaha tani ini, dilaksanakan sejak tahun 2018. Saat ini kita kembangkan lagi hingga nantinya terbangun sepanjang 5 kilometer,” jelas Ramlan Nurmatias.

Pengembangan jalan usaha tani ini, tentunya akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Lokasi ini memiliki pemandangan yang indah, ini dan memiliki efek pada sektor pariwisata.

“Sekarang saja sudah mulai banyak yang jongging ke lokasi ini. Nanti tentu jika semakin dikembangkan, konsepnya dari anak nagari di sini sudah saya lihat dan ini luar biasa. Akan jadi salah satu tujuan wisata, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan perekonomian di tiga kelurahan ini,” pungkas Wali Kota.

Ketua LPM Kelurahan Ladang Cakiah, Y. DT. Rangkayo Batuah, mengapresiasi tanggapan dari pemko sejak dawal dibangun dan perencanaannya diajukan tahun 2019. Karena dari sekitar 2018 Jorong Tigo Baleh, sudah rencanakan pengembangan sektor pertanian.

“Alhamdulillah Bapak Walikota respon sekali. Apalagi sesuai perda tata ruang, kawasan Tigo Baleh ini, khususnya di daerah ini ditetapkan sebagai kawasan pertanian. Sehingga kami tidak hanya ingin dari sektor pertanian saja, kita kembangan kawasan agro wisata, yang didukung pemandangan indah. Ini sudah dimulai sejak 2018, perencanaan sekarang bisa dikembangkan hingga empat kelurahan,” ungkapnya.

Dengan adanya agro wisata pertanian ini, tentu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sebagai pelaku usaha agro wisata, khususnya para petani.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top