Kaba Terkini

DPRD Sumbar Dorong Pemkab Agam Pengadaan Damkar di Tanjung Raya

Maninjau, kaba12.com — Menyikapi terjadinya musibah kebakaran yang melanda Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (18/9) kemarin,  membuat berbagai pihak merasa prihatin.

Pasalnya, dari peristiwa itu ‘si jago merah’ dengan cepat melenyapkan 4 unit rumah dan 4 unit toko milik warga itu.

Oleh karena itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk pengadaan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) di wilayah Kecamatan Tanjung Raya sebagai upaya antisipasi terjadinya musibah kebakaran.

Mendengar harapan dan aspirasi dari masyarakat tersebut, Anggota DPRD Sumatera Barat Komisi III Rinaldi, SP bersiap mendorong Pemerintah Kabupaten Agam untuk pengadaan unit Pemadam Kebakaran di Kecamatan Tanjung Raya. Kemudian dirinya akan berupaya menampung aspirasi untuk penyediaan unit Damkar bersifat kearifan lokal yang di modifikasi.

“Kita berharap Pemda harus cepat tanggap dalam membantu penyediaan Damkar. Karena unit Damkar yang punya kan Kota/Kabupaten. Oleh karena itu saya akan coba dorong mengingatkan Pemda untuk pengadaan unit Damkar di Kecamatan Tanjung Raya,” ujar Rinaldi kepada kaba12.com usai meninjau lokasi kebakaran di Pasa Maninjau, Rabu (23/9).

Kemudian Anggota DPRD Sumbar Fraksi PKS itu menampung aspirasi dari Wali Jorong dan Wali Nagari terkait pengadaan unit Damkar yang bersifat kearifan lokal. Dimana unit Damkar yang bersifat lokal itu seperti becak motor (betor) yang di modifikasi khusus.

“Dengan demikian jika terjadi musibah di tempat yang sempit dan padat penduduk hal ini sangat membantu sekali, karena sumber air bisa diambil dari mana saja,” ujarnya.

Ia menyebutkan, jika ditunggu unit Pemadam Kebakaran milik Pemda dari Lubukbasung itu akan memakan waktu sekitar 30-45 menit tiba di Tanjung Raya. Oleh karena itu hal ini menjadi perhatian dari wakil rakyat untuk menyerap aspirasi terkait pengadaan unit Damkar di zona yang rawan terjadi musibah.

Selanjutnya, kata Rinaldi, hal ini ditambah dengan penyediaan unit Damkar yang bersifat kearifan lokal dengan pemberdayaan dari Pemerintahan Nagari, Wali Jorong dan melibatkan masyarakat lokal. Dimana unit Damkar tersebut berada di dalam lembaga satuan siaga bencana.

“Mudah-mudahan hal ini dalam waktu dekat bisa terwujud yang tentunya dengan dukungan dari seluruh pihak,” ulasnya.

Ditambahkan, ia menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap apapun yang akan terjadi. Sebab musibah itu bisa datang darimana dan kapan saja.

Disisi lain, dalam peristiwa kebakaran di Jorong Pasa Maninjau, Jumat (18/9) malam kemarin, proses pemadaman dengan mengerahkan 5 unit Damkar dan 1 unit Water Cannon itu juga dibantu oleh armada Betor Damkar milik Nagari Duo Koto yang melibatkan KSB untuk berupaya menjinakkan si jago merah.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top