Kaba Pemko Bukittinggi

TP PKK Bukittinggi Siapkan Inkorba Jadi Kampung Al Quran

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui TP PKK, terus melakukan, melahirkan dan mendukung program untuk pembangunan mental masyarakat, khususnya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

Salah satunya dengan menyusun program Kampung Al Quran di daerah Inkorba sebagai pilot project.

Gagasan tersebut, lahir sejak adanya pertemuan TP PKK bersama tokoh agama Inkorba yang dipimpin oleh Ketua BKMT Sumbar, Ustad H. Abdul Azis S.IP, MM yang juga pengurus Masjid ihsan Inkorba, Ustadz Ari pembimbing tahfiz dan pendalaman kandungan Al Quran, Ketua RW Inkorba dan ketua MDA masjid Ihsan Inkorba. Pertemuan itu dilaksanakan di rumah dinas Wali Kota, Belakang Balok, Rabu 12 Agustus 2020 lalu.

Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan Nurmatias, membenarkan, adanya ide untuk menjadikan Bukittinggi sebagai Kota yang Qurani.

Dimana, untuk awal dilaksanakan di kawasan Inkorba yang bisa jadi percontohan di Bukittinggi.

“Pada awalnya, kita telah merancang Kampung Al Quran yang diawali di Inkorba. Jadi bukan baru-baru ini saja dan sudah banyak yang kita lakukan untuk mendukung program pemerintah dibidang pembangunan mental dan keagamaan. Untuk program ini, kami dari PKK Bukittinggi melalui Pokja 1 yang membidangi keagamaan telah berkoordinasi dengan Ustadz H. Abdul Aziz dan waktu bulan Agustus lalu itu akan langsung lakukan launching. Namun dengan adanya pandemi Ccovid-19 yang semakin mewabah rencana launchin tersebut di undur sementara waktu,” jelas Yesi.

Meskipun diundur untuk launchingnya, lanjut Ny. Yesi, program itu sudah mulai berjalan. Saat ini sudah ada tiga rumah yang menjadi pondok Al Quran dan Tahfiz sebagai wujud Kampung Al Quran itu.

“Rencana pembentukan kampung Al Quran di Inkorba merupakan salah satu dari 10 program Pokok PKK di Point 1 Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dimana mencakup Keagamaan yang di bidang Pokja I TP PKK. Alhamdulillah program PKK sinkron dengan rencana tokoh agama Inkorba. Ini tentunya akan kita wujudkan bersama dan inkorba sebagai percontohan untuk kelurahan lain di Bukittinggi nantinya,” tambah istri Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias itu.

Program ini merupakan salah satu langkah besar untuk menjadikan Bukittinggi sebagai Kota Qurani. Sehingga program pembangunan non fisik ini dapat dinikmati hasilnya beberapa tahun yang akan datang.

“Kita mulai pembangunan mental dan akhlaq generasi penerus kita, dengan cara mendidik generasi pencinta Al Quran dan selalu meliterasi kandungan Al Quran. Namun, ini bukan untuk generasi muda saja, namun seluruh kalangan, dari anak kecil hingga usia lanjut. Kita lakukan pembinaan terprogram khusus tahsin, tahfiz dan pendalaman kandungan Al Quran,” tegasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top