Kaba Pemko Bukittinggi

Pemko Siapkan Regulasi Penempatan Rusunawa

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 42 petak Rumah Susun Sewa (rusunawa) di Bukik Cegek, Kelurahan Bukik Apik Puhun, kecamatan Guguak panjang Kota Bukittinggi akan segera ditempati oleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Saat ini Pemerintah kota Bukit tinggi tengah mempersiapkan regulasi dan kriteria masyarakat yang berhak untuk mendapatkannya.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Bukittinggi, Erwin Umar, menyebutkan, Rumah Susun Sewa (Rusunawa) ini dibangun di atas lahan seluas 18.069 M². Untuk Tahap I ini dibangun satu tower berlantai III dengan jumlah 42 petak hunian tipe 36.

“Pada lantai 1 terdapat 6 unit untuk masyarakat difabel, aula, mushalla, minimarket, ruang pemasaran, klinik kesehatan dan sarana lainnya. Untuk Lantai II dan III, terdapat hunian yang jumlahnya sebanyak 42 petak hunian dengan tipe 36,” ujar Erwin Umar.

Pembangunan rusunawa Bukik Cegek ini diawali tahun 2019, dibangun atas bantuan Pemerintah Pusat melalui Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU-PR, dengan anggaran Rp 15,7 milyar lebih. Untuk pematangan lahan berasal dari APBD Bukittinggi sebesar Rp 1,5 milyar lebih.

“Sekarang satu tower rusunawa sudah selesai dikerjakan. Dalam perencanannya ada empat tower yang akan dibangun secara bertahap di atas tanah seluas 1,8 hektar itu. Rusunawa diperuntukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan juga para ASN Golongan II dan I yang tidak memiliki rumah, termasuk juga untuk tenaga kerja kontrak,” ujar Erwin Umar.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) ini berawal dari hasil kajian di lapangan, dimana tidak seluruh warga kota Bukittinggi yang memiliki rumah ataupun yang mampu mengontrak rumah layak huni. Hal ini terjadi, karena banyak warga kota yang memiliki penghasilan di bawah UMR, sehingga tidak mampu untuk menyewa rumah yang layak huni.

“Melihat kondisi itulah, kami di pemerintah daerah berusaha meminta bantuan ke Pemerintah Pusat untuk dapat membangun rusunawa bagi warga kota Bukittinggi yang berpenghasilan rendah atau dibawah UMR. Apa yang kita upayakan itu membuahkan hasil. Untuk tahap pertama ini kita dapat bantuan satu tower rusunawa berlantai III dengan 42 petak hunian tipe 36. Bangunan itu sudah selesai, tentu akan segera kita operasionalkan,” ujar Walikota Ramlan Nurmatias.

Rusunawa ini, lanjut Wako, akan diprioritaskan untuk Manyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dengan kriteria warga Bukittinggi, memiliki penghasilan dibawah UMR setiap bulannya serta ditambah kriteria lainnya.

“Untuk regulasi tentang pengelolaan rusunawa ini juga tengah kita susun,” ungkap Ramlan Nurmatias .

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun, Hendra Eka Putra, mengatakan, masyarakat Kelurahan Bukik Apik Puhun sangat menyambut positif dan sekaligus mendukung keberadaan rusunawa di Bukik Cegek ini. Sebab selain menambah ramainya daerah Bukik Cegek, juga dari keberadaan rusunawa ini dapat meningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top