Kaba Terkini

HUT ke 14, BPR Jam Gadang Tetap Eksis di Tengah Pandemi Covid-19 Bantu Ekonomi Warga

Bukittinggi, KABA12.com — Tepat tanggal 14 September 2020, BPR Jam Gadang genap berusia 14 tahun.

Meskipun dalam tujuh bulan terakhir, Bukittinggi dilanda pandemi covid-19, BPR Jam Gadang mampu bertahan dan tetap eksis dalam membantu kelancaran roda perekonomian masyarakat.

Direktur Utama BPR Jam Gadang, Feri Irawan, menjelaskan, data hingga bulan Agustus 2020, posisi BPR Jam Gadang cukup baik. Pecapaian laba sudah berada dikisaran Rp 523 juta lebih dan target pada Desember nanti, laba mencapai Rp800 juta lebih.

“Target kredit pada tahun 2020 ini sebesar Rp 28,5 milyar, namun posisi Agustus, kredit sudah capai Rp 31 milyar lebih atau di atas target. Namun dana pihak ketiga memang diakui menurun karena dampak dari covid-19, terjadi penarikan besar-besaran, namun pasca PSBB kembali berangsur membaik dan hingga kini aset BPR Jam Gadang tercatat sebesar Rp 37 milyar lebih,” ungkapnya.

Rismal Hadi, Komisaris Utama BPT Jam Gadang, menyampaikan, sejak berubah mejadi BUMD pada 2017 lalu,BPR Jam Gadang berkembang semakin baik. Selama dua tahun sejak awal 2018, peningkatan hasil mencapai dua kali lipat.

Apalagi di masa pandemi covid-19, BPR Jam Gadang tetap eksis, dimana sebagian besar BPR tengah mengalami masa sulit, namun BPR Jam Gadang tetap eksis dan mampu bertahan dengan baik. Ini diakui berkat dukungan bersama dan support dari pemerintah daerah.

“Selaku komisaris, tentu kami tetap melakukan pengawasan terhadap sekecil apapun masalah. Kita pantau dan dampingi secara intensif agar sekecil dan sebesar apapun persoalan dapat diselesaikan dengan cepat dan baik. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemko dan juga pemegang saham lainnya. Kami juga ucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah bekerja keras hingga saat ini,” ungkap Rismal diamini Komisaris BOR Jam Gadang lainnya, Rismaidi dan Uskavinov.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi kinerja BPR Jam Gadang selama beberapa tahun terakhir. Usia 14 tahun, bukan usia muda bagi sebuah Bank Perkredtan Rakyat (BPR). Namun, dengan kerja keras serta kepercayaan masyarakat, BPR Jam Gadang dapat terus berkembang.

“Kami dari pemerintah kota, akan terus memback up BPR Jam Gadang agar tetap eksis di tengah masyarakat. Seperti, menempatkan gaji dan TPP sebagian ASN di BPR Jam Gadang. Ini dilakukan tujuannya hanya satu, untuk membantu ekonomi masyarakat dan menghindarkan warga kita dari rentenir. Untuk itu, Pemko Bukittinggi akan mendukung program dari BPR Jam Gadang, sesuai aturan yang berlaku dan tetap mendukung peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap Walikota Ramlan Nurmatias, saat mengunjungi BPR Jam Gadang, Selasa (15/08).

Target pada bulan November mendatang izin dari OJK sebagai BPR syariah dapat dikeluarkan, sehingga pada tanggal 4 Januari 2021, BPR Jam Gadang Syariah dapat beroperasional. Sementara itu, Pemko Bukittinggi juga tengah mengupayakan bangunan baru untuk BPR Jam Gadang yang lebih representatif dan dapat melayani nasabah dengan maksimal.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top