Kaba Pemko Bukittinggi

BLT Sumbar Diantar Langsung ke 1368 KK Bukittinggi, Rumah Penerima Ditempel Stiker

Bukittinggi, KABA12.com — 1368 Kepala Keluarga (KK) Bukittinggi, mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah provinsi Sumbar. Bantuan itu, langsung diantar ke rumah warga penerima dan ditempel stiker khusus penerima BLT.

Bantuan tersebut, secara simbolis diserahkan Wali Kota bersama Unsur Forkopimda Bukittinggi, di beberapa rumah warga setiap kecamatan yang ada di Bukittinggi, seperti, Kelurahan Tarok Dipo, Kelurahan Aua Kuniang dan Kelurahan Koto Salayan. Penyerahan dilaksanakan tetap dengan protokol PSBB, Kamis (21/05).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, BLT ini merupakan bantuan yang berasal dari APBD Provinsi Sumbar. Dimana penerima BLT ini, tidak lagi menerima BST dari Kemensos dan juga tidak menerima bantuan pangan dari Pemko Bukittinggi.

“BLT dari Sumbar ini, dialokasikan untuk 1368 KK di Bukittinggi. Rinciannya, 569 KK di Kecamatan Guguak Panjang, 305 KK di Kecamatan MKS dan 494 KK di Kecamatan ABTB,” jelas Ramlan.

Wako menambahkan, proses penyerahan BLT ini, berbeda dari BST. Dimana, bantuan sebesar Rp 600.000 itu, diantarkan langsung ke rumah masing-masing penerima, oleh petugas Pos Indonesia cabang Bukittinggi, didampingi PSM per kelurahan.

“Kita bagikan mulai hari ini. Setelah diserahkan, kita menempelkan stiker penerima BLT, agar tidak terjadi data ganda bagi penerima bantuan,” jelasnya.

BLT untuk Kota Bukittinggi sesuai arahan dari pemprov Sumbar, hanya menerima untuk dua tahap, Mei dan Juni. Hal ini dikarenakan, warga penerima BLT ini pada bulan April lalu, telah menerima bantuan pangan dari pemko Bukittinggi. Sehingga tidak menerima lagi BLT provinsi bulan April.

(Ophik)

1 Comment

1 Comment

  1. Rusmaya Sihotang

    21 Mei 2020 at 23:12

    Ada yang sudah dua atau tiga kali dapat bantuanšŸ˜„ada yang belum tersentuh sama sekali

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top