Kaba Terkini

Tim Gabungan Gelar Operasi Rutin, Antonius Dachi : Melanggar Lagi, Sangsi Hukum Menanti

Lubukbasung, kaba12.com — Operasi penertiban warga yang melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan protokol penanganan covid19 yang digelar tim gabungan GTP2 Coivd19 Agam akan terus berlanjut sampai penanganan pandemic covid-19 tuntas.

Warga yang masih “bandel” dan sering diamankan tim gabungan sesuai data yang direkap tim Polres Agam, pihak kepolisian tidak akan segan-segan menjatuhkan sangsi hukum terhadap masyarakat yang masih melanggar, sesuai ketentuan yang berlaku.

Seperti halnya operasi khusus yang digelar tim gabungan Polres Agam bersama Satpol.PP-Damkar Agam dan tim medis Selasa,(19/5), tercatat sebanyak 78 warga yang berhasil diamankan. Sebelumnya, dalam operasi serupa tercatat sebanyak 160 warga diamankan di Makopolres Agam, setelah didata, warga yang diamankan dikembalikan ke lokasi masing-masing.

Kapolres Agam AKBP.Dwi Nur Setiawan melalui Kabag.Ops.Polres Agam AKP.Antonius Dachi menjawab wartawan usai operasi penertiban Selasa malam di Makopolres Agam menjelaskan, operasi yang digelar merupakan upaya penertiban yang dilakukan tim gabunan GTP2 Covid-19 Agam terhadap warga yang tidak mentaati ketentuan PSBB dan protokol covid-19.

Dalam operasi yang dilaksanakan Selasa malam itu, tim gabungan berhasil mengamankan 78 orang warga dari 6 lokasi (6 kedai) terutama di Sago, Padang Tongga-Manggopoh, Sungai Jariang, Talago dan Ujuang Labuah, yang diamankan petugas saat ramai duduk-duduk di kedai mengabaikan protokol covid-19, ramai duduk di kedai, tidak memakai masker.

“ Seluruhnya kita amankan ke Makopolres Agam untuk didata, diberi peringatan dan menjalani rapid test, setelah itu dikembalikan ke lokasi tempat diamankan sebelumnya menggunakan truk dalmas, “ jelas Antonius Dachi.

Ditegaskan Kabag.Ops.Polres Agam itu, pihaknya bersama tim gabungan GTP2 Covid-19 Agam, berupaya membangun kesadaran warga untuk berperan dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona itu,untuk berdiam diri di rumah, hindari keramaian dan memakai masker.

Langkah penertiban yang dilakukan, ulas Antonius Dachi, untuk memberi efek jera pada masyarakat yang masih mengabaikan penerapan PSBB dan penerapan protokol covid-19, “ jika masih bandel, sesuai data yang sudah dihimpun, petugas takkan segan-segan menjatuhkan sangsi sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Operasi penertiban yang dilakukan tim gabungan itu, sudah beberapa kali digelar, baik di Lubukbasung, Tanjung Raya, Ampek Nagari, Tanjung Mutiara dan beberapa wilayah lain, yang diyakinkan akan terus berlanjut sampai penanganan pandemic covid-19 tuntas.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top