Bukittinggi

2 Bus Penumpang TKI Malaysia Masuk Bukittinggi Langsung Dikarantina

Bukittinggi, KABA12.com — Dua unit bus pariwisata terpaksa diberhentikan di pintu masuk Bukittinggi di daerah Garegeh, Kamis (23/04). Dua bus itu membawa 72 TKI asal Malaysia yang diduga masuk dari daerah Dumai.

Informasi yang didapat KABA12.com dari salah seorang sopir bus, dua unit bus itu dicarter dari Dumai. Menurut rencana, bus itu akan berhenti di terminal Simpang Aur, selanjutnya penumpang menyebar ke kampung asal masing- masing.

Mendapat informasi itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias bersama unsur Forkopimda Bukittinggi, langsung menuju batas kota, Garegeh. Di lokasi, Wako bersama forkopimda memberikan arahan untuk masuk ke lokasi karantina di balai diklat kemendagri wilayah I Sumbar, Baso.

Kapolres Bukittinggi, AKBP. Iman Pribadi Santoso, menjelaskan, dua bus berasal dari Dumai, membawa penumpang yang mengaku TKI dari Malaysia. Masuk dari Dumai kemarin sore dan pagi ini masuk Bukittinggi.

Baca juga: Penumpang TKI Malaysia Diperiksa, Bukittinggi Bantu APD Untuk Tim Medis

“Sampai pintu masuk Bukittinggi, bus kita cegat dan kita introgasi dulu. Kita kaget kenapa di perbatasan provinsi bisa lewat. Untuk itu, kita kawal bus menuju lokasi karantina di Baso,” jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, mengaku kecewa dengan pengamanan di daerah sebelumnya. “Kenapa bisa lolos seperti ini. Kita sedang terapkan PSBB, apalagi penumpang berasal dari daerah pandemi. Bahkan informasinya, bus akan berhenti di terminal Aur. 72 penumpangnya, kita masukkan ke lokasi karantina di Diklat Baso. Kalau kita biarkan seperti ini, bisa jadi resiko tinggi,” tegas Wako.

(Ophik)

1 Comment

1 Comment

  1. Musardi

    24 April 2020 at 06:36

    Terimakasih pak Wako Bukittinggibesrta jajarannya, bapak telah atas upaya bapaj melindungi orang banyak dari penyebaran Covid 19, smoga Allag selalu melindungi bapak dan jajarannya…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top