kaba IPTEK/IT

Cara Merawat AC Agar Awet

Sebagai Negara tropis, Indonesia memiliki cuaca panas yang cukup menyengat. Penggunaan Air Contioner (AC) menjadi pendingin ruangan yang wajib di kalangan masyarakat urban kelas menengah ke atas. Tidak hanya digunakan di perkantoran, ruang public seperti rumah sakit, namun juga di rumah pribadi mereka. Sebab kondisi itu peluang jasa service AC menjadi kesempatan bisnis bagi para pengusaha.

Tips untuk bisa memperpanjang masa produktif AC yang bisa Anda lakukan sendiri yaitu:

Manfaatkan Fitur Timer. Fitur timer yang tersedia pada AC harus difungsikan untuk merawatnya. Setiap kali Anda menyalakan AC, aktifkan timer agar penggunaannya tidak berlebihan. Secara otomatis AC Anda akan mati dengan sendirinya setelah waktu yang ditentukan. Selain membuat awet, kebiasaan ini juga akan menghemat penggunaan listrik. Wajibkan kepada semua anggota keluarga untuk menerapkannya.

Waktu idealnya dalam menyalakan AC adalah maksimal 5 jam setiap pemakaian. Jika melebihi dari itu maka kemungkinan besar ia akan melemah kinerjanya. Terlebih jika sudah digunakan lebih dari 1 tahun. Menggunakannya berlebihan pun tidak baik bagi kesehatan.

Tutup Ruangan yang Terpasang AC

Point ini yang terkadang diabaikan oleh para pemilik AC. Ruangan yang menggunakan pendingin ruangan diusahakan untuk selalu tertutup rapat saat dinyalakan. Jika dibiarkan terbuka lebar maka AC membutuhkan porsi yang lebih besar untuk menghasilkan dingin.

Kompresornya akan mudah panas dan membuatnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pemakaian listrik pun menjadi boros sehingga menyebabkan pengeluaran bulanan membengkak.

Perhatikan Suhu

Suhu yang digunakan normalnya adalah 22 derajat celcius. Jangan terlalu sering menyetel AC di bawah  suhu tersebut. Jika tetap Anda lakukan maka mesin AC akan cepat panas kemudian rusak. Menerapkan suhu 22 derajat juga bertujuan agar tidak mengganggu kondisi tubuh Anda beserta keluarga.

Periksalah selalu secara bertahap pengatur suhu (thermostat). Pastikan AC milik Anda tetap bekerja dengan baik. Ketika sedang bepergiana dan tidak ada orang sama sekali di rumah, sebaiknya Anda mematikan AC. Janga dibiarkan menyala.

Debu-debu yang menempel pada AC juga menjadi faktor melemahnya pendingin ruangan. Oleh karena itu rajin-rajinlah membersihkannya. Cara untuk mengetahui kapan harus melakukannya yakni ketika dingin yang dihasilkan tidak sesuai dengan tinggi suhu.

Bagian-bagian yang harus dibersihkan adalah filter AC. Minimal dalam jangka waktu sebulan sekali. Atau jika Anda sangat sibuk, maksimal 2 bulan sekali. Apabila ternyata filter AC Anda sudah sanngat kotor, maka sebaiknya menggantinya dengan filter baru. Ini bisa Anda lakukan sekalian ketika meminta jasa service AC untuk datang ke rumah.

Bagian lain yang biasanya mudah berdebu adalah kumparan AC.  Area ini harus diperhatikan dan dibersihkan. Fungsinya sebagai penyerap panas akan tidak maksimal jika banyak debu yang menumpuk. Apabila terjadi korsleting, kemungkinan besar karena kumparan menanggung beban melebihi kapasitasnya.

Cek Freon Secara Berkala

Setidaknya dalam 6 bulan sekali dilakukan pengecekan AC. Jangan mengecek AC sendiri jika Anda tidak paham. Alih-alih membaik, justru memperparah kerusakan.Mintalah teknisi jasa bongkar pasang AC untuk memeriksanya. Apabila terjadi kebocoran pada Freon, konsumsi listris dipastikan melunjak.

Selain itu, blower yang berada di luar ruangan juga perlu dibersihkan agar menghasilkan udara yang bersih dan segar. Sempatkan untuk melakukannya meskipun Anda sangatlah sibuk demi keawetan AC.

Istirahatkan AC

Manfaat menggunakan fitur timer sebagaimana point pertama juga bertujuan untuk mengistirahatkan AC. Hal ini sangat bagus dalam perawatannya dan memungkinkan ia bisa berfungsi hingga di atas 5 tahun. Sebagaimana manusia, AC juga butuh waktu rehat agar energinya tetap stabil dalam menjalankan fungsi sebagai pendingin ruangan. Alhasil jika Anda cerdas dalam pemakaian niscaya udara yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan. Kemudian penting juga membuka lebar ruangan Anda ketika tidak menyalakan AC. Hal itu bertujuan untuk mendapatkan sirkulasi udara alami yang segar dan sehat.

(sumber: kompasiana.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top