Kaba Pemko Bukittinggi

Istimewa, Melalui Kepres, M. Aswir Jadi ASN Hingga Usia 65 Tahun

Bukittinggi, KABA12.com — Tiga Pejabat Fungsional Disdikbud Bukitinggi dilantik oleh Wali Kota Bukittinggi diwakili Assisten III Setdako. Pelantikan berlangsung di Aula Disdikbud Bukittinggi, Rabu (12/02).

Pelantikan ini, dirasa istimewa, karena sangat jarang terjadi, seorang PNS yang akan memasuki masa pensiun, kembali dilantik jadi pejabat fungsional. Hal itu terjadi pada M. Aswir, yang sebelumnya menjabat sebagai pengawas ahli madya, diangkat menjadi pengawas ahli utama.

M. Aswir yang pada 2020 ini berusia 60 tahun, sejatinya akan memasuki masa pensiun pada 1 Oktober 2020 mendatang. Namun, karena kinerja dan pemikirannya masih dibutuhkan, pemerintah kota Bukittinggi, kembali dilantik jadi pengawas ahli utama, setelah melalui sejumlah proses dan juga memenuhi syarat untuk itu.

Assisten III Setdako Bukittinggi, Zet Buyung, upaya perpanjangan masa kerja bagi ASN ini dilakukan sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS. Salah satu isinya, pengawas sekolah yang memiliki pangkat IV C dapat diusulkan kembali untuk menjabat sampai usia 65 tahun.

“Saat ini juga memang Bukittinggi kekurangan pengawas. Selain kinerja M. Aswir yang baik, aturan pun membolehkan. Untuk itu, kita perpanjang jabatan beliau sebagai pengawas ahli utama. Tidak mudah juga, karena hal ini pun dapat dilakukan atas keputusan Presiden RI,” jelas Zet Buyung.

Pelantikan terhadap ASN yang seharusnya sudah memasuki masa pensiun seperti ini, memang sangat jarang terjadi. Bahkan bisa dikatakan hal ini merupakan yang pertama kali terjadi di Bukittinggi.

“Hal ini bisa terwujud, berkat kerja keras dari pribadi M. Aswir dan juga dukungan penuh dari BKPSDM Bukittinggi,” tambah Assisten III didampingi Kepala Disdikbud Bukittinggi, Melfi Abra dan Kepala BKPSDM, Sustinna.

Selain M. Aswir, juga dilakukan pelantikan terhadap dua pejabat fungsional lainnya. Ahmad Saufi, diangkat dari staf bidang pembinaan PAUD/PMF menjadi penilik non formal. Nelfa Yanis, diangkat dari staf TK pembina menjadi guru TK pembina.

(Ophik)

1 Comment

1 Comment

  1. Dariman

    14 Februari 2020 at 08:16

    Selamat ya pak Aswir semoga semakin sukses

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top