kaba IPTEK/IT

IPTEK Dalam Alqur’an

Ilustrasi

Anugerah terbesar yg sangat berharga bagi umat Islam adl Al Qur’an. Keluarbiasaan Al Qur’an itu terletak pd aspek-aspek di dalamnya antara lain bahasa & gaya bahasanya, substansinya, jangkauannya yg tiada terbatas, & multifunsinya bagi umat manusia.

Sementara itu, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), Ilmu, yang lahir dari pengetahuan yang terilmiahkan, kemudian direalisasikan dalam bentuk teknologi, lantas diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana hubungan Alquran dan IPTEK? Hubungan Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kaitannya sangat erat. Ilmu-ilmu yang terdapat dalam Al-Qur’an ada yang langsung mudah dipahami karena tersurat langsung pada ayat-ayatnya, namun ada pula ilmu-ilmu yang dimaksud harus direnungkan terlebih dahulu, perlu pemikiran lebih lanjut karena hanya tersirat pada ayat-ayatnya.

Ayat-ayat dalam Al-Qur’an selalu merangsang akal manusia untuk berpikir lebih lanjut tentang isi ayat-ayatnya yang banyak menyangkut tentang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dimulai dari ilmu, al-Qur’an secara bijak menghimbau agar manusia berilmu, sebab ilmu disejajarkan dengan keimanan, yang tercermin dalam QS. al-Mujadalah ayat 11.

Sedangkan perihal teknologi, Al-Qur’an tidak menyebut secara detail. Namun satu surat yang diprediksi oleh para ulama’ sebagai satu bukti inspirasi lahirnya teknologi, yakni QS. al-Alaq: 1-5, Tuhan telah mengisyaratkan agar manusia mau belajar mengusai ilmu pengetahuan.

Perintah Tuhan ini dalam firman-Nya berbunyi :

“bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang telah mencipatakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah, bacalah dan Tuhamnulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajari manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya.”

Selain itu, Tuhan juga memberikan ilmu pengetahuan kepada manusia sejak awal penciptaan manusia sebagai pembeda dengan makhluk lainnya. Hal ini dapat dilihat pada surat Al Baqarah ayat 31-33.

Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan bahwa Tuhan mengajari (memberi) suatu ilmu kepada manusia yang tidak diberikannya kepada malaikat. Tuhan mengetahui segala yang terlahir maupun yang tersembunyi (di dalam hati) dan ilmu Tuhan sangat luas, meliputi segala rahasia yang ada dilangit dan di bumi. Ilmu yang diberikan Tuhan kepada manusia hanya sebagian kecil saja dari seluruh ilmu Tuhan, seperti yg tercermin dalam firman Allah :

“…………dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”(QS. Al Israa’, 17:85)

Jadi, dalam Al-Qur’an selain beribadah Tuhan juga menyuruh kita untuk mebaca dan belajar atau mencari ilmu. Ilmu akan membawa manusia kepada pengakuan akan kebesaran Allah SWT dan hanya orang-orang berilmu sajalah yang mudah menerima kenyataan akan kebesaran Allah SWT tersebut.

(sumber: kompasiana.com)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top