alterntif text

Kaba Terkini

Sukses Bupati Indra Catri, 7 Nagari di Agam Pilot Project Nasional Kawasan Agribisnis

Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam Dr.Indra Catri kembali tunjukkan kepiawaiannya dalam pengembangan dan pengelolaan pemerintahan nagari di kabupaten Agam.

Wujud sukses dan prestasi kabupaten Agam itu, dibuktikan dengan diberikannya kepercayaan bagi 7 nagari di kabupaten Agam oleh pemerintah pusat yang akan dibangun Kawasan Perdesaan Agribisnis tahun 2020.

Hal itu bahkan menjadi implementasi dari RPJM Nasional 2020-2024, dimana kabupaten Agam program pengembangan agrobisnis nagari juga termasuk dalam RPJMD Agam.

Bahkan, program ini merupakan pilot project nasional, dimana di Sumatera Barat, hanya dikembangkan di kabupaten Agam.

Untuk menindaklanjuti program tersebut di lapangan, unsur terkait di Pemkab.Agam Rabu,(15/1) gelar rapat koordinasi di aula II kantor Bupati Agam yang dibuka Kepala DPMN Agam Teddy Martha dihadiri beberapa kepala OPD diantaranya kepala dinas pertanian Agam Ir.Arief Restu,Msi dan para walinagari yang ditunjuk sebagai pilot project.

Direalisasikannya program tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kabupaten Agam, pasalnya ditunjuknya 7 nagari yang masuk dalam 3 kecamatan di kabupaten Agam menjadi salah satu motivasi dalam upaya mendorong percepatan pengembangan potensi nagari.

“Ini bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan pemberdayaan masyarakaat desa,” kata Teddy Martha Kepala DPMN Agam.

Dijelaskan, 7 nagari yang masuk dalam pilot project tersebut masing-masing Nagari Balingka dan Nagari Sungai Landia di Kecamatan Ampek Koto, Nagari Baringin dan Nagari Sipinang di Kecamatan Palembayan serta Nagari Matua Hilia, Lawang, dan Nagari Tigo Balai di Kecamatan Matur.

Ditambahkan Teddy Martha, Kabupaten Agam merupakan daerah satu- satunya yang menerima program pembangunan kawasan perdesaan agribisnis di Sumatera Barat, dimana Kabupaten Agam menjadi salah satu daerah prioritas yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional 2020-2024.

Secara khusus, ulas Teddy Martha, karena program itu merupakan percontohan nasional dan singkron dengan pengembangan potensi yang dimiliki 7 nagari tersebut, dibutuhkan sinergi dan dukungan semua elemen yang ada, sehingga program itu bisa berjalan sukses dan lancar.

” Kami berharap dukungan dari organisasi perangkat daerah terkait, kecamatan, maupun dari wali nagari agar program ini bisa berlanjut sampai tahun 2024,” ulas Teddy Martha kepala DPMN Agam itu lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top