Bukittinggi

Pengurus Bundo Kanduang se-Kecamatan MKS Dikukuhkan

Bukittinggi, KABA12.com — Kepengurusan Bundo Kanduang kecamatan dan kelurahan se Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dikukuhkan. Pengukuhan yang dihadiri Pembina Budo Kanduang Bukittinggi itu, dilaksanakan di Aula Kantor Camat MKS, Senin (02/12).

Ketua Bundo Kanduang Bukittinggi, Efni, menyampaikan, saat ini dilantik 20 Bundo Kanduang per kelurahan di kecamatan MKS.

Pengurus yang dilantik per kelurahan, Ketua, Wakil Ketua, Bendahara, Sekretaris, Seksi organisasi, Seksi Pendidikan dan Seksi Hukum Adat.

Selanjutnya, Bundo Efni, menambahkan, kondisi saat ini, cukup banyak yang meninggalkan adat budaya Minangkabau. Pengaruh negatif globalisasi berperan besar dalam hal ini.

“Seperti tidak dipakainya bahasa Minang sebagai bahasa ibu untuk generasi sekarang. Oleh karena itu, Adat Sabatang Panjang dan Adat Salingka Nagari harus kita lestarikan,” ujar Bundo Efni.

Camat MKS, Emil Achir, secara garis berharap, Bundo Kanduang dapat membantu pemerintah dari tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, sebagai mitra dalam mensuksekan program pemerintahan dan menangkal segala masalah yang dapat terjadi.

“Kami menyambut gembira pengukuhan ini. Kami juga berterima kasih kepada pengurus lama. Sehingga apapun program yang disusun oleh Bundo Kanduang yang baru dilantik, dapat sinergi dengan program pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Penasehat Bundo Kanduang Kota Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan, menjelaskan pentingnya peran Bundo Kanduang dalam menyambut bonus demografi.

Bundo Kanduang di kelurahan dan kecamatan, merupakan ujung tombak generasi kelurahan dan kecamatan yang bertugas tidak hanya membimbing anak kamanakan. Tetapi juga membentengi masyarakat dari pengaruh negatif baik yang datang dari internet, globalisasi maupun pendatang.

Bundo Kanduang sangat penting dalam pembangunan karakter bangsa karena kato dari Bundo adalah pituah yang harus dilaksanakan. Bundo Kanduang Limpapeh Rumah Gadang merupakan tampek batanyo bagi segala permasalahan yang ada. Selain itu, Bundo Kanduang juga panutan cara berpakaian, berkata-kata maupun bersikap.

“Untuk itu kami harapkan juga dapat terus memperluas kapasitas diri untuk mengikuti perkembangan teknologi informasi agar Bundo Kanduang dapat memahami bahaya yang terjadi akibat globalisasi dan mengarahkan generasi muda untuk menggunakan teknologi secara bijak,” ungkap Yesi.
(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top