Kaba Pemko Bukittinggi

Imigrasi Agam Deportasi WNA asal Pakistan dan Malaysia

Bukittinggi, KABA12.com — Kantor imigrasi kelas II non TPI Agam, mendeportasi dua orang WNA (Warga Negara Asing) asal Pakistan dan Malaysia. Kedua WNA itu yakni Farooq Amin asal Pakistan dan Fauzi Awal Rahmat asal Malaysia.

Kepala Kantor imigrasi kelas II non TPI Agam, Dani Cahyadi, Rabu (09/10) menjelaskan, Fauzi Awal Rahmat dideportasi hari ini, Rabu (09/10) pukul 11.00 WIB dan Farooq Amin akan dideportasi pada Jumat (11/10) melalui Bandara Internasional Minangkabau.

“Farooq Amin diamankan di jorong Sungai Nibung Nagari Tiku, Tanjung Mutiara Kabupaten Agam, Sumbar pada tanggal 4 September 2019 sedangkan Fauzi Awal Rahmat diamankan di Taram, 50 Kota pada 24 September 2019,” jelasnya.

Farooq Amin diamankan karena diduga melakukan pemalsuan surat nikah dengan sponsor istrinya yang merupakan warga negara Indonesia untuk mendapatkan ahli status izin kunjungan (IK) ke ITAS (izin tinggal terbatas) penyatuan keluarga.

“Untuk mengajukan permohonan ITAS harus dilampirkan syarat buku nihak, namun setelah di cek surat nikah yang diterbitkan di Kecamatan Padang Timur ternyata palsu. Dan menurut pengakuannya Farooq Amin dan istrinya Nesa Sanjaya telah melakukan pernikahan di Malaysia,” ungkapnya.

Sedangkan Fauzi Awal Rahmat diamankan karena overstay atau izin tinggal sudah melewati selama 3 tahun. Ia tinggal di 50 kota karena ayah kandungnya asli orang Indonesia sedangkan ibunya kandungnya asli Malaysia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kantor imigrasi kelas II non TPI Agam melakukan deportasi terhadap dua warga negara asing tersebut.
(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top