Kaba Terkini

Program Keserasian Sosial di Tanjung Raya Sukses, Swadaya Masyarakat Tinggi

Maninjau, kaba12.com — Program bantuan Keserasian Sosial dari Kementerian Sosial RI tahun 2019 di kecamatan Tanjung Raya sukses.

Pasalnya, kegiatan yang sudah berjalan dengan volume 70 persen itu sudah memperlihatkan kemajuan yang luar biasa dengan swadaya masyarakat yang cukup tinggi.

Pasalnya program KS di Tanjung Raya dibawah koordinasdi TKSK Maninjau Miswardi menggarap pembangunan lapangan sepakbola di Maninjau.

Lapangan sepakbola dengan alokasi anggaran Rp.150 juta, dirinci untuk kegiatan pembangunan pisikRp.100 juta, Rp.35 juta untuk 2 kali kegiatan dialog tematik, sisanya untuk operasional dan administrasi itu sudah memperlihatkan kemajuan yang luar biasa di Tanjung Raya.

” Alhamdulillah, pembangunan lapangan sepakbola sudah mempersiapkan kemajuan yang mengesankan, kami bangga karena swadaya masyarakat juga sangat tinggi,” jelas Miswardi, yang juga koordinator TKSK kabupaten Agam itu.

Sementara menurut Kabid.Linjamsos Dinsos Agam Arfi Yunanda, bantuan keserasian sosial yang diterima kabupaten Agam untuk dua lokasi dengan kegiatan pembangunan lapangan olahraga masing-masing di Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya dan pembangunan irigasi di Gobah Nagari Bukik Batabuah, kecamatan Canduang.

Dijelaskan, program bantuan keserasian sosial yang bersumber dari Kementerian Sosial itu, merupakan bantuan tahun ketiga yang diterima kabupaten Agam.

Bantuan keserasian tersebut, ulasnya sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena bisa digunakan untuk berbagai aktivitas dan mendukung program masyarakat di berbagai nagari.

Dana bantuan kegiatan keserasian sosial tersebut dialokasikan sebesar Rp.150 juta dengan rincian Rp.100 juta pembangunan fisik dan Rp. 35 juta digunakan untuk dialog tematik perdamaian sebanyak 2 kali, serta operasional kegiatan, pembuatan tugu keserasian sosial serta peresmian kegiatan.

Ditambahkan Arfi Yunanda, tujuan kegiatan keserasian sosial ini untuk mengatasi terjadinya konflik atau menyelesaikan konflik yang terjadi di dalam masyarakat, seperti halnya pembangunan lapangan sepakbola, dimana kondisi lapangan tidak memadai, dan sering menimbulkan luka pada anak-anak yang sering bermain bola, dengan dibangunnya lapangan yang memadai, bisa digunakan untuk anak-anak bermain serta bisa juga digunakan untuk shalat Idul Fitri dan lapangan upacara tingkat kecamatan.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top