alterntif text

Bukittinggi

Warga Padang Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Selokan di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Warga Bukittinggi, khususnya yang berada di seputaran Pasar Atas dan jalan Setia Budi sekitarnya, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam selokan, Senin (09/09).

Mayat tersebut ditemukan pekerja proyek revitalisasi trotoar dalam kondisi telungkup.

Salah seorang saksi, Robi (26) seorang pekerja revutalisasi trotoar itu menjelaskan, bahwa ia pertama kali melihat ada kaki di dalam selokan yang berada di belakang Istana Bung Hatta itu.

“Karena terkejut saya berlari dan memanggil teman lainnya untuk segera menghubungi pihak kepolisian,” ungkapnya.

Tak lama setelah laporan itu, pihak kepolisian langsung berusaha mengevakuasi mayat dalam selokan itu.

Kapolsek kota Bukittinggi, AKP. Chairul Amri Nasution menuturkan pihaknya menerima informasi bahwa seorang pekerja yang sedang memperbaiki trotoar melihat adanya sesosok mayat dalam keadaan tertelungkup di saluran air tempat mereka bekerja.

“Pihak kepolisian langsung menuju lokasi dan mengeluarkan jasad tersebut dalam saluran air berukuran kecil itu,” katanya.

Pihak keluargapun histeris saat mengetahui mayat yang ditemukan dalam saluran air tersebut adalah saudaranya.

Diketahui korban bernama Gean Navanda (24) asal Lubuk Begalung Padang. Dimana pada Minggu (08/09) sore korban hilang dari rombongan keluarga yang melakukan liburan di kota Bukittinggi. Keluarga Korban, Rizal (46) menuturkan korban hilang ketika minta izin membeli rokok kepada sang nenek yang sedang sholat pada Minggu kemaren.

“Ia izin kepada neneknya untuk beli rokok. Namun hingga malam ia tak kunjung kembali dan pihak keluarga berupaya mencarinya, hingga menyebar informasi kehilangan di media sosial,” sebutnya.

Saat ini, jasad korban langsung dibawa ke rumah sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi untuk dilakukan visum.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top