Kaba Pemko Bukittinggi

Masjid Tablighiyah Garegeh Masuki Pengecoran Tahap II

Bukittinggi, KABA12.com — Proses Pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) terus berlangsung. Saat ini pembangunan masjid tersebut telah memasuki tahapan pengecoran lantai dua tahap dua.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Masjid Tablighiyah Garegeh Dedi Fatria mengatakan, untuk pengecoran tahap ke dua ini diperlukan 106 kubik semen dengan nilai sebesar Rp 116.600.000. Sedangkan biaya yang sudah habis untuk proses pembangunannya hingga saat ini mencapai sekitar Rp 3 milyar lebih.

“Alhamdulillah atas pertolongan Allah, serta bantuan dan dukungan dari masyarakat, donatur, dan kaum muslimin dan muslimat, maka pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh terus berjalan hingga saat ini,” kata Dedi Fatria didampingi Ketua Teknis Pembangunan Masjid Revonis, di sela sela pengecoran lantai masjid tahap dua tersebut, Sabtu, (13/07).

Dedi Fatria mengatakan, panitia pelaksana pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, para donatur dan kaum musliman dan muslimat yang telah memberikan donasinya untuk kelangsungan pembangunan masjid. Melalui donasi yang diberikan itu, maka secara bertahap pembangunannya dapat dikerjakan.

“Semoga donasi yang telah diberikan untuk pembangunan masjid ini menjadi amal jariyah bagi mereka semua. Dalam Al-Quran di bunyikan, “barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah istana di surga,” ungkap Dedi Fatria.

Menurutnya, secara keseluruhan volume pekerjaan pembangunan sudah mencapai 10 parsen lebih. Pihaknya menanargetkan pengecoran lantai dua tahap dua ini bisa cepat selesai, sehingga bisa dimanfaatkan nantinya oleh jemaah masjid untuk melaksanakan sholat Idhul adha 1440 H.

Sedangkan untuk proses kelanjutan pembangunan yang tengah dikerjakan, memang panitia pembangunan masih membutuhkan donasi dari semua pihak untuk menyelasaikannya. Karna pembangunan Masjid Tablighiyah Garegeh diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 33 Milyar lebih.

Masjid Tablighiyah Garegeh ujar Dedi Fatria, berdiri diatas tanah seluas 4.168 m2, dimana 2.283 meter diantaranya merupakan tanah wakaf dari Hj. Nurhelmi Djamaan.

Masjid dibangun tiga lantai secara representatif, yang nantinya dilengkapi dengan sarana pendukung lainnya, seperti MDA yang representatif, ruangan Pendidikan Tahfiz, areal parkir yang memadai, ruangan pertemuan, ruangan kesehatan, ruangan pustaka, ruangan istirahat, ruangan pengurus dan lembaga, ruangan rapat, kamar mandi umum, kamar takmir masjid, kamar petugas masjid dan lainnya.

“Masjid ini dibangun dengan melakukan pengembangan dan memperluas bangunan masjid Tablighiyah yang ada sekarang ini. Sebab saat ini, Masjid Tablighiyah hanya bisa menampung jamaah sekitar lebih kurang 700 orang. Sementara jumlah penduduk di Kelurahan Garegeh sendiri mencapai 2.664 Jiwa. Belum lagi keberadaan masji yang berdekatan dengan beberapa lembaga pendidikan seperti SMAN 5 Bukittinggi, IAIN Bukittinggi dan Stikes For The Kock,” pungkas Dedi Fatria.
(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top