Kaba Pemko Bukittinggi

11 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemko Bukittinggi Dilantik

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 11 Pejabat Struktural kembali dilantik pada Selasa (11/06).

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi di Aula Balaikota Bukittinggi.

11 pejabat struktural yang dilantik itu, Mihandrik dilantik menjadi Lurah Garegeh Kecamatan MKS, Eva Nora Dwisusanti menjadi Kepala UPTD Terminal dan Parkir Dishub, Yanti Nora menjadi Kepala Seksi Pembinaan Tenaga Kerja dan Hubungan Industrial DPMPTSPPTK, Rubitno menjadi Kepala Seksi Pengendalaian Sistem Informasi Data Penanaman Modal DPMPTSPPTK, Yendrian Nike menjadi Kasi Pembangunaan Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomoni Kelurahan Puhun Pintu Kabun.

Selanjutnya, Titin menjadi Kepala Seksi Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kelurahan Koto Selayan kec MKS, Jufriyanto menjadi Kepala sub bagian tata usaha UPTD Terminal dan Parkir Dishub, Veronica Cyinthia Dewi menjadi Kepala sub bagian tata usaha UPTD Puskesmas Nilam Sari, Vivi Devyna menjadi Kepala subag tata usaha UPTD Puskesmas Tigo Baleh, Zulferi menjadi Kepala sub bagian tata usaha UPTD Puskesmas Perkotaan Rasimah Ahmad, dan Rahmiwati menjadi Kepala Sub bagian tata usaha UPTD Puskesmas Mandiangin.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova, mengatakan pergantian jabatan adalah hal lumrah dalam suatu organisasi. Yuen kembali mengingatkan, bahwa dipundak para pejabat itu sebenarnya terdapat harapan dari Pemko dan para pejabat adalah orang yanag diberikan amanah untuk mewujudkan harapan itu.

Dengan adanya jabatan kita dituntut bekerja lebih dari yang tidak berjabatan karena kita juga diberikan fasilitas lebih. Karena itu tidak ada pilihan lain selain memberikan pengabdian terbaik kepada pemerintah, nusa dan bangsa.

“Kami titipkan amanah ini di pundak bapak ibu dan pertanggung jawabkan lah dunia akhirat. Kepada Luah, tugas kedepan adalah bagaiman mengayomi masyarakat dikelurahan, karena Kelurahan Garegeh termasuk menjadi barometer keberhasilan, kelurahan itu dinamis, ekonomi masyarakat nya bervariasi. Karena itu tugas dan tantangan disana akan lebih berat dari kelurahan lainnya,” ungkapnya.

Sementara berkaitan dengan pengendalian parkir menjadi persoalan besar. Karena masalah bukan pada sistem lagi, bukan pada SOP, tapi persoalannya bagaimana personil lebih mengutamakan bagaimana melaksanakan tanggung jawabnya.

“Sempurnakan lagi dan pengawasan yang tepat. Mulai lah dengan menjaga integritas sebagai aparatur yang baik. Selanjutnya selamat kepada pejabat baru, dan kepada Kepala Dinas diharapkan membina dan dapat memacu kinerja dari instansi masing masing,” pesannya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top