alterntif text

Kaba Terkini

Agam Luar Biasa, Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-Turut

Padang,kaba12.com — Pemerintah kabupaten Agam kembali membuktikan keunggulannya dibanding daerah lain.

Bahkan, Jumat, (17/5) hari ini betul-betul menjadi Jumat berkah, kareba Pemerintah Kabupaten Agam kembali meraih opini Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) untuk ke lima kalinya, dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018.

LHP diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Pemut Aryo Wibowo yang diterima Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri didampingi Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sumbar di Padang, Jum’at(17/5).

Dalam prosesi penyerahan Opini WTP BKP itu, bupati Agam didampingi Asisten Administrasi Umum Dafrines, Kepala Badan Keuangan Daerah Hendri G, Kepala Inspektur Edi Junaidi, Sekretaris DPRD Agam Indra, Kabag.Humas Tommy TRD dan beberapa pejabat.

Seperti dilansir amcnews.co.id, prestasi yang diraih Pemerintahan Kabupaten Agam kali ini, melengkapi berbagai target kerja yang diprioritaskan jajaran Pemkab.Agam.

Disebutkan Opini WTP BKP RI yang diterima Pemkab. Agam merupakan yang ke lima kali secara berturut- turut sejak tahun 2014.

Prestasi Opini WTP itu diapresiasi Kepala BPK Perwakilan Sumbar Pemut Aryo Wibowo, yang menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, opini BPK atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Agam adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Apresiasi kepada daerah yang mempertahankan opini WTP. Ini bukti keseriusan daerah dalam mematuhi peraturan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel, termasuk kabupaten Agam,” katanya.

Pemut Aryo Wibowo menjelaskan, tahun ini merupakan tahun keempat dalam melaksanakan penerapan pengelolaan keuangan negara berbasis aktual. Sehingga, pemerintah daerah bisa melaksanakan anggaran secara akuntabel, dimana BPK memiliki standar pemeriksaan keuangan negara yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan sesuai UU No 15 Tahun 2004.

Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri mengucapkan terimakasih pada BPK RI, yang selama ini terus membimbing dan mengarahkan pemerintah kabupaten Agam.

Hal itu terutama dilakukan dalam mengawal pelaksanaan anggaran keuangan daerah, sehingga, pengelolaan keuangan serta pelaksanaan program pembangunan di Agam dapat terwujud sesuai peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Ditambahkan Indracatri, predikat Opini WTP yang berhasil diraih Kabupaten Agam, juga merupakan hasil kerja keras semua pihak baik eksekutif dan legislatif serta dukungan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola keuangan pemerintah yang baik.

Dengan predikat Opini WTP ini, diharapkan menjadi memotivasi semua pihak untuk lebih meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Lima kali berturut-turut meraih Opini WTP, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Tetapi menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan tata kelola keuangan dan pemerintahan yang baik ke depannya. Sehingga Agam kedepan menjadi lebih baik lagi,” tegasnya.

Hal senada dikatakan Ketua DPRD Agam, Marga Indra Putra yang mengaku bangga, atas pencapaian yang diraih Pemkab Agam dalam lima tahun ini.

Marga Indra Putra berharap, dengan predikat opini WTP yang diraih lima kali berturut-turut itu tidak membuat jajaran Pemkab Agam terlena.

Ditambahkan,dengan prestasi Opini WTP saat ini, harus menjadi motivasi untuk selalu membangun budaya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Kita mampu meraih opini WTP sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kami bersama bupati dalam mengelola anggaran keuangan yang baik,” ulasnya.

Sukses bersama yang diraih jajaran Pemerintahan Kabupaten Agam itu, diyakinkan menjadi tahapan penting dalam memaksimalkan kinerja pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sesuai aturan undang- undang yang berlaku.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top