Hukum dan Kriminal

Sat Narkoba Polres Bukittinggi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu

Bukittinggi, KABA12.com — Satuan Narkoba Polres Bukittinggi, menggamankan tiga pemuda dengan inisial E (34), R (35) dan N (27), yang diduga pelaku penyalahgunaan narokotika jenis sabu. E dan R diamankan di Luak Anyia, Kelurahan Kubuh Gulai Bancah, Bukittinggi, Kamis (14/03) dini hari sekitar pukul 01:00 WIB, sedangkan N ditangkap di Galuang, seputaran Padang Luar, Sabtu,(16/03).

Ironisnya, E merupakan salah seorang menantu dari pejabat publik di kota Padang Panjang sedangkan R merupakan seorang driver istri pejabat publik di Padang Panjang. E diamankan oleh Sat. Narkoba Polres Bukittinggi ketika akan melakukan transaksi barang haram tersebut, di jalan Kesuma Bakti RT 01 RW 02.

Kasat Narkoba Polres Bukittinggi AKP. Pradipta Putra Pratama.SIK, menjelaskan, penanglapan ketiga tersangka ini, berawal dari informasi masyarakat. Dimana warga sering melihat upaya penyalahgunaan narkoba oleh tersangka di daerah itu.

“Setelah kami telusuri, ternyata memang diduga kuat adanya tindakan kriminal itu. Akhirnya E kita tangkap pertama, di pinggir jalan. Awalnya E tidak mengakui barang bukti yang sempat dibuang merupakan miliknya, namun setelah berhasil diringkus karena berusaha kabur, E, akhirnya mengakui dua paket kecil sabu terbungkus kotak rokok merk Lukman itu miliknya yang diperoleh dari tersangk N (27),” jelasnya.

Dari penangkapan tersebut, tim Ops Narkoba Polres Bukittinggi langsung melakukan pengembangan ke rumah kediaman orang tua E yang tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Dalam rumah tersebut ditemukan terangka R yang mengaku, dirinya bersama E datang ke Bukittinggi untuk konsumsi narkoba, yang didapat dari N.

Dari pengeledahan oleh tim Ops. Narkoba Polres Bukittinggi dirumah orang tua E, ditemukan barang bukti sebuah alat hisap yang terbuat dari botol larutan, kaca pirek, sendok plastik dan beberapa plastik bening. Kedua tersangka langsung diamankan ke Mapolres bukittinggi untuk dilakukan penyidikan.

“Saat dilakukan pengembangan tim Ops. Sat Res Narkoba menghabiskan waktu selama dua hari untuk mengetahui keberadaan tersangka N. Setelah diketahui keberadaannya, tersangka N diamankan di rumah orang tuanya disaksikan langsung oleh RT RW setempat dengan barang Bukti satu paket ganja kering,” lanjut Pradipita.

Dalam penangkapan itu N, yang berkerja sebagai Buruh harian tersbut, mengakui kalau barang haram yang diberikan kepada E atas suruhan S, karena E membayar uang secara transfer ke Rekening milik S. Namun, saat dilakukan pengembangan ke rumah S, namun S diduga audah melarikan diri sebelum tim datang kerumahnya.

Saat ini E, R dan N sudah diamankan di Mapolres Bukittinggi, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Riksa Sat Narkoba Polres Bukittinggi. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 114 dan 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top