Kaba Terkini

PAD Tak Tembus Target Penerimaan Pajak Restaurant Meningkat

Lubukbasung, KABA12.com — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tiga tahun terakhir (2016-2018) memang tidak menembus target yang ditetapkan, akan tetapi lain halnya dengan penerimaan pajak daerah khususnya untuk pajak restaurant/rumah makan yang terus mengalami peningkatan yang memuaskan.

baca juga: Tiga tahun INTAN, Realisasi PAD Tak Pernah Capai Target

Jika ditelisik lebih dalam, dari beberapa jenis PAD, Pajak Restaurant memberikan peningkatan yang sangat signifikan dibanding jenis pajak yang lain.

Kepala Bidang PAD 1 Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Agam, Emra Suspilip menjelaskan, pada tahun 2016 penerimaan Pajak Restaurant sebanyak Rp. 2.502.060.452 atau 119,37% dari target Rp. 2.096.070.000 yang diharapkan.

Kemudian pada tahun 2017 realisasi pajak tersebut kembali merangkak naik hingga Rp. 2.570.934.320 atau 106,56% dari target Rp.2.412.610.495.

Peningkatan itupun kembali terjadi pada tahun 2018 dimana realisasi penerimaan Pajak Restaurant mencapai Rp.2.990.870.145 atau 127,47% dari target Rp. 2.346.395.814.

“Dari empat jenis sumber PAD Agam, Pajak Daerah terus memperlihatkan peningkatan yang sangat baik, terutama untuk pajak restaurant. Diseluruh daerah di Sumbar, pengutipan pajak rumah makan ini sangat sulit direalisasikan, akan tetapi kita di Agam Alhamdulillah, dari upaya-upaya yang kita lakukan menunjukkan peningkatan yang cukup memuaskan setiap tahunnya,” ujarnya.

Pajak restaurant bersumber dari restaurant, rumah makan, toko-toko fast food baik yang dikelola secara profesional maupun tradisional. Ada sekitar 95 wajib pajak restaurant/rumah makan yang ada di Kabupaten Agam hingga saat ini.

Namun yang patuh itu hanya ada sekitar 5 persen yaitu toko-toko fast food seperti KFC, Roti O, Minori, dBesto dan Rumah Pohon Abdul, karena telah menggunakan bill elektronik, dimana setiap pembelian sudah langsung dipotong pajak 10 persen.

Kesulitan yang menjadi dilema bagi pemerintah untuk memungut pajaknya yaitu bagi rumah makan yang dikelola secara tradisional, yang tingkat kepatuhannya masih rendah.

“Kita terus berupaya meningkatkan penerimaan pajak dengan cara menyentuh hati pemilik restaurant dan masyarakat sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat. Kita pasang iklan spanduk dan billboard wisata kuliner, membuat banner hingga menyediakan bill yang kita berikan secara secara gratis kepada mereka dengan harapan mereka akan patuh untuk membayar pajak,” jelasnya.

Secara umum realisasi penerimaan Pajak Daerah tiga tahun terakhir jika dilihat pada tahun 2016 pendapatan pajak sebanyak Rp. 21,3 miliar.

Kemudian ditahun 2017 penerimaan naik hingga Rp 27,4 miliar dan pada tahun 2018 kembali naik hingga Rp. 30,6 miliar.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top