Kaba DPRD Agam

Bupati Agam Jawab Pandangan DPRD Terkait Ranperda Perlindungan LP2B

Lubukbasung,kaba12.com — DPRD Agam menggelar rapat paripurna penyampaian jawaban Bupati Agam atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, di aula utama DPRD Agam, Senin (14/1).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra didampingi Wakil Ketua Lazuardi Erman, Suharman dan Taslim. Hadir pada kesempatan itu Bupati Agam Indra Catri, Wakil Bupati Trinda Farhan Satria, Sekda Agam Martias Wanto, Anggota DPRD, Forkopimda, kepala OPD, BUMN dan BUMD.

Dalam penyampaiannya Bupati Agam Indracatri menjawab semua pertanyaan fraksi-fraksi di DPRD Agam terkait Ranperda Perlindungan LP2B ini diantaranya, dari fraksi Golkar PBB terkait alih fungsi lahan pertanian di Agam disampaikan bupati bahwa berdasarkan data hasil kajian alih fungsi lahan dalam rentang waktu dari 2008 sampai 2018 mencapai 102 hektar pertahun, dimana penyebab terbesarnya yakni semakin banyaknya lahan pertanian yang digunakan untuk pembangunan permukiman, fasilitas umum serta perkebunan.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan fraksi Demokrat terkait ketentuan pidana dikatakan Indracatri, telah dilakukan kajian mendalam terhadap sanksi ini.
“Tentang ketentuan pidana dapat kami sampaikan telah dilakukan kajian mendalam terhadap sanksi sesuai dengan ketentuan perundangan undangan,” ujarnya.

Kemudian, terkait langkah-langkah kongkrit yang dilakukan pemerintah daerah dalam penataan lahan pertanian di Agam yakni dengan pembangunan insfratruktur sehingga terlaksana optimalisasi pengolahan lahan pertanian, kemudian penanaman komoditi pangan dan komoditi pertanian, pengendalian pemanfaatan lahan produktif dan perencanaan penataan lahan pertanian berkelanjutan.

“Kemudian usaha yang kita lakukan untuk menyediakan lahan pertanian baru mengingat banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi, Pemda melakukan cetak sawah baru, rehabilitasi lahan dari perkebunan menjadi lahan sawah dan optimalisasi lahan terlantar,” ujar Bupati menjawab pertanyaan fraksi PAN.

Bupati berharap dengan lahirnya Perda ini memberikan dampak terhadap keberlanjutan lahan pertanian pangan di daerah sehingga dapat mempertahankan kedaulatan pangan di daerah Agam ini.

(Virgo)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top