Kaba Pemko Bukittinggi

Calo Toko Pasa Ateh Bergentayangan Masyarakat Diminta Waspada

Bukittinggi, KABA12.com — Ditengah pembangunan kembali Pasa Ateh, para pedagang dikagetkan dan diresahkan dengan mulai bergentayangannya para calo atau makelar toko yang menawarkan petak toko Pasa Ateh yang dibangun itu kepada para pedagang kota Bukittinggi, dengan harga Rp 450 juta perpetak, dengan hanya membayar DP sebesar 30 persen atau Rp 150 juta, yang disetorkan kepada sang makelar, maka pedagang sudah tercatat sebagai pembeli toko di Pasa Ateh.

Gentayangannya para calo atau makelar toko di Bukittinggi, terungkap, ketika beberapa Pedagang dari Pasar Simpang Aua (Aua Kuning), mendatangi, Herman, Kepala Bidang Pasar, Kantor Dinas Koperasi,UMKM dan Perdagangan, untuk menanyakan perihal kedatangan seseorang yang boleh dikatakan makelar toko menemui para pedagang Simpang Aua untuk menawarkan Toko Pasa Ateh yang tengah dibangun itu.

Kadis Koperasi,UMKM dan Perdagangan, Muhammad Idris yang didampingi Kabid Pasar, Herman, mengaku kaget dengan kedatangan, para pedagang itu untuk menanyakan perihal penawaran mendapatkan toko di Pasa Ateh itu. Sebab sampai sekarang ini, aturan untuk pemanfaatan dan pengelolaan Pasa Ateh belum dibuat.

“Yang pasti prioritas untuk menempati toko di Pasa Ateh,para pedagang lama Pasa Ateh yang jumlahnya 763 orang pedagang,” ungkap Muhammad Idris.

Untuk itu, lanjut M. Idris kalau ada orang yang menawarkan toko di Pasa Ateh kepada para pedagang atau kepasa masyarakat, tidak saja di Bukittinggi, mungkin juga di luar kota Bukittinggi, itu bukanlah dari Pemerintah Kota Bukittinggi. Tetapi sudah dapat dipastikan calo ataupun makelar toko.

Dengan telah adanya yang dibujuk rayu untuk membeli toko di Pasa Ateh oleh Calo atau makelar yang telah bergentayangan di kota Bukittinggi, Pemko mengimbau kepada masyarakat dan pedagang untuk selalu waspada,kalau ragu tanyakan kepada Pemerintah Kota Bukittinggi.

“Pemerintah kota tidak ada menjual toko yang tengah dibangun di Pasa Ateh. Namun Pemko Bukittinggi memberikan prioritas pertama untuk 763 orang pedagang Pasa Ateh. Kalau ada masyarakat dan terperdaya oleh calo itu, maka Pemko Bukittinggi tidak bertanggungjawab,” tegas Muhammad Idris tegas.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top