Kaba Pemko Bukittinggi

Tourism Driver Community Rapatkan Barisan Dongkrak Pariwisata Sumbar

Bukittinggi, KABA12.com — Sebanyak 74 penggiat pariwisata khususnya di bidang transportasi yang biasa dikenal dengan sopir pariwisata, melaksanakan rapat kerja tahunan di hotel dymens Bukittinggi, Senin (07/01) malam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka lebih mengenalkan keberadaan sopir yang tergabung dalam tourism driver community, ditengah kepariwisataan Sumatera Barat.

Asenk Bresco, Ketua Tourism Driver Community (TDC), menjelaskan, organisasi ini dibuat untuk lebih membangun kebersamaan antara sopir pariwisata yang ada di Sumatera Barat. Selain bersilaturrahmi, rapat kerja dilaksanakan untuk menyusun program dan juga menyamakan persepsi antar seluruh anggota TDC itu sendiri.

“TDC memang baru saja didirikan. Namun saat ini sudah ada 124 anggota yang berasal dari seluruh Sumatera Barat. Kami hadir untuk lebih memperkokoh posisi sopir di tengah kepariwisataan Sumatera Barat, agar tidak dipandang sebelah mata,” jelasnya.

Asenk Bresco, menambahkan, para anggota Tourism Driver Community Minangkabau ini, berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan yang menggunakan jasa mereka sebagai sopir pariwisata. Sehingga tercermin, para pariwisata di Sumatera Barat dapat bekerja secara profesional dan tentunya menambah daya tarik para wisatawan yang berkunjung.

“Seluruh anggota dilengkapi id card dan seragam. Para sopir pariwisata juga dibekali ilmu kepariwisataan agar dapat melayani penumpang dengan maksimal. Dengan memberikan keamanan dan kenyaman bagi wisatawan, tentunya akan berdampak pada penilaian positif serta menambah nilai jual kepariwisataan Sumatera Barat,” ujarnya.

Tourism Driver Community Minangkabau, siap memberikan layanan terbaik dan mengantar para pengguna jasa mereka dengan aman dan nyaman. Keberadaa TDC Minangkabau, dengan motto salam, sapa, senyum, dinilai dapat memberikan kontribusi positif bagi bidang transportasi dan juga pariwisata Sumbar. Sehingga posisi Tourism Driver Community Minangkabau, bisa saja disejajarkan dengan Asita, HPI, ASPPI, PHRI dan sejumlah organisasi bidang layanan jasa kepariwistaaan lainnya.

(Ophik)

1 Comment

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });