Kaba Terkini

Dampak Lobang Menganga Jalur SIMAKA Dibatasi. Rute Bus-Truk Makin Panjang

Malalak, kaba12.com — Truk dan kendaraan bertonase besar dilarang melintasi ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka menyusul berlobang ruas jalan nasional itu di beberapa titik.

Ruas jalan yang kini menjadi jalur utama pasca ambruknya jembatan penghubung di ruas jalan nasional jalur Padang-Bukittinggi di Kayu Tanam, Padang Pariaman, Desember tahun lalu, diduga tidak kuat menahan beban, karena kendaraan bertonase besar dengan itensitas yang cukup tinggi rutin melintasi tersebut.

Mulai Selasa,(8/1) sore, jalur lintas Sicincin-Malalak- Balingka, hanya boleh dilewati oleh kendaraan pribadi, dan maksimal roda empat, mengantisipasi dampak yang lebih buruk.

Keputusan penutupan jalur lintas Sicincin-Malalak- Balingka itu, ditetapkan, pasca survei tim gabungan Pemprov Sumbar didampingi jajaran terkait di Pemkab Agam, Selasa sore tadi.

Hasil survei tim gabungan Dinas PUPR Sumbar, Dirlantas Polda Sumbar, Dinas PUTR Agam, Dishub Agam, BPBD Agam, Camat Malalak, dan konsultan , kerusakan ruas jalan yang terjadi beberapa hari lalu direkomendasikan beberapa poin penting.

Kepala Dinas Perhubungan Agam Yosefriawan menjawab kaba12.com menyebutkan, hasil survei tim gabungan Selasa, pasca lobang menganga di ruas jalan Malalak itu.

Dijelaskan, rekomendasi tim survei gabungan, membatasi angkutan yang melewati ruas jalan Sicincin Malalak Balingka, yakni hanya bisa dilewati kendaraan pribadi maksimal roda 4.

Kemudian, tim memasang rambu-rambu tanda jalan rusak, pemasangan pemberitahuan pembatasan penggunaan jalan pada setiap pintu masuk ruas jalan tersebut.

Solusi lain, sebut Yosefriawan, dalam waktu dekat akan dipasang jembatan panel ukudab panjang 15 meter dengan lebar 3 meter Kamis,(10/1) lusa, ” hal itu dilakukan sebagai langkah awal sebelumnya perbaikan ruas jalan yang rusak tersebut dilakukan DPUTR Sumbar, ” jelas Yosefriawan.

Ditambahkan, kondisi ruas jalan Sicincin-Malalak- Balingka, mulai mengalami yang memendam potensi besar, pasca hancurnya jembatan di Kayu Tanam dihantam banjir besar yang dipicu hujan lebat, sehingga ruas jalan itu menjadi jalur paling banyak dilewati kendaraan, termasuk kendaraan bertonase besar.

” Ini langkah antisipasi, untuk menghindari dampak lebih buruk, termasuk jatuhnya korban, ini langkah alternatif yang harus diambil,” sebut Kadishub Agam itu lagi.

Pasca pembatasan kendaraan yang melintasi jalur Sicincin-Malalak- Balingka, truk dan bus jalur Bukittinggi – Padang, harus melewati jalur panjang melewati Solok-Sitinjau Lauik, karena melintasi jalur Bukittinggi-Lubukbasung-Padang tidak memungkinkan karena jalur jalan sempit dan ada kelok 44 yang cukup rawan dilewati truk dan bus-bus besar.
HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });