Kaba Pemko Bukittinggi

70 Ekor Kuda “Bapacu” di Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018

Bukittinggi, KABA12.com — Dalam rangka Hari Jadi Kota ke 234, Pemko Bukittinggi bekerjasama dengan Pordasi, gelar pacuan kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018.

Alek Nagari ini dilaksanakan di Galanggang Pacuan Kuda Bukik Ambacang selama dua hari, Sabtu dan Minggu (29-30/12).

Ketua Pelaksana Pacu Kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018, Aldiasnur menjelaskan, Pacu Kuda yang diadakan dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kota Bukittinggi ke 234 tahun, diikuti 70 ekor kuda dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau dan Sumatera Utara (Sumut). Pacu Kuda “Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018” ini memperebutkan total hadiah Rp 200 juta.

“Pacu Kuda penutup agenda Pordasi Bukittinggi-Agam ini, diikuti 70 ekor kuda yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau dan Sumatera Utara (Sumut). Pacu kuda dilaksanakan sebanyak 20 Race,dimana untuk hari ini (Sabtu -red) ada 9 Race dan besok Minggu dengan 11 race,” jelas Aldiasnur.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, yang juga Ketua Pordasi Sumbar, menyampaikan, pelaksanaan Pacuan kuda di Gelanggang Bukit Ambacang, merupakan kegiatan penutup dari rangkaian Hari Jadi Kota Bukittinggi ke 234.

“Pacuan Kuda diakhir tahun ini tidak dipungut bayaran. Sehingga terbuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat dan pengunjung, untuk menyaksikan pacuan kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018,” ungkap Wako.

Ramlan menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merealisasikan program dan kalender rutin Pordasi Sumbar.

Bukittinggi-Agam mendapat giliran menyelenggarakan pacuan kuda tahun 2018 ini. Kedepan, tentu masih butuh kerjasama yang apik antara Bukittinggi dan Agam untuk lebih memaksimalkan Glalanggang Bukik Ambacang agar dapat dijadikan lokasi pacuan tingkat nasional.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kepariwisataan di Bukittinggi-Agam dan lebih luasnya sebagai ajang wisata Sumbar. Untuk itu, mari kita sukseskan bersama, dalam meningkatkan minat dan semangat peternak kuda. Sehingga kedepan lahir kuda-kuda berkualitas yang mampu berprestasi pada event pacuan kuda regional maupun nasional,” jelasnya yang diamini Sekda Agam, Martias Wanto saat menghadiri pembukaan, Sabtu, (29/12).

Pada Pacu Kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional 2018 ini, terdapat kelas pacuan bergengsi yaitu Klas AB-3 tahun Calon Derby. Klas bergengsi ini diikuti 8 ekor kuda terbaik Sumatera Barat dan memperebutkan total hadiah Rp.50 juta.

Untuk kuda kuda yang turun pada Klas AB-3 tahun Calon Derby ini akan dipersiapkan untuk mengikuti Derby Nasional 2019.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });