Kaba Terkini

Kalangan Nelayan Dihimbau Waspadai Gelombang Tinggi

Tiku, kaba12.com — Kalangan nelayan di kabupaten Agam dihimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi yang berpotensi terjadi hingga tanggal 26 Desember mendatang. Sesuai peringatan BMKG potensi gelombang tinggi, bisa terjadi di mayoritas perairan laut di Indonesia termasuk di kabupaten Agam.

Kawasan perairan laut yang cukup luas di kabupaten Agam terutama di kecamatan Tanjung Mutiara,mulai dari perbatasan dengan Padang Pariaman sampai ke batas laut Pasaman Barat, yang justru usaha masyarakat didominasi dengan mencari ikan ke laut, baik di wilayah Tiku, Muaro Putuih, Ujuang Labuang, Subang-Subang sampai ke Gadih Angik.

Himbauan itu disebutkan Rahman, S,Ip,MM, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekab Agam menyikapi himbauan BMKG tentang potensi gelombang laut yang tinggi yang kemungkinan bisa terjadi beberapa hari kedepan. Kemungkinan, pasang purnama diduga akan memicu gelombang tinggi di mayoritas kawasan pantai dan perairan laut kabupaten Agam yang mesti diwaspadai dengan khusus oleh masyarakat.

Disebutkan Rahman, wilayah laut kabupaten Agam yang cukup luas, dengan jumlah nelayan yang cukup banyak, membuat himbauan dan peringatan dini cuaca mesti dipahamai dan diicermati dengan serius oleh masyarakat, khususnya kalangan nelayan yang setiap saat bergelut dengan laut.

Asisten I Sekab Agam itu berharap, sesuai fitrah kalangan nelayan yang juga menguasai “ilmu alam” tentang cuaca yang diwarisi secara turun temurun, juga mesti menyikapi dan mencermati prakiraan cuaca yang secara rutin dikeluarkan BMKG dan diharapkan bisa menjadi pedoman dalam menjalankan berbagai aktivitas di laut, baik aktivitas usaha melaut bagi kalangan nelayan, juga aktivitas kepariwisataan.

“ Intinya, kami berharap, masyarakat khususnya kalangan nelayan bisa lebih waspada jika melaut, lebih baik antisipasi, dengan tidak melaut, jika kondisi cuaca tidak bisa ditioleransi, “ sebut Rahman lagi.

Himbauan BMKG secara nasional yang melansir kondisi cuaca dan gelombang tinggi di mayoritas wilayah laut di Indonesia, apalagi dengan musibah tsunami Selat Sunda Minggu malam lalu, membuat seluruh daerah melakukan antisipasi, dengan menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

(ARDI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });