Kaba Pemko Bukittinggi

Pedagang Pastikan Tak Ada Harga “Mamakuak” di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Masa liburan akhir tahun dan libur semester, memang dinantikan oleh para pedagang di Bukittinggi. Pasalnya, pada saat itulah, pedagang berharap untuk dapat mencari rezeki dari banyaknya pembeli.

Isu kekhawatiran akan harga pasaran tinggi, kembali menguap ke permukaan, namun hal tersebut, dibantah langsung para pedagang.

Ketua pedagang boutique second Pasar Putih, Bos Martin Tanjung, menjelaskan, sejak beberapa bulan terakhir, kondisi perekonomian pedagang, sangat memprihatinkan. Hal tersebut terjadi karena memang turunnya minat beli diakibatkan faktor ekonomi masyarakat.

“Sudah lebih empat bulan lebih kami memasuki masa paceklik. Mudah-mudahan di masa liburan ini banyak pengunjung dan membeli kepada kami. Jadi, tidak ada pedagang yang menaikkan harga seenaknya. Beberapa barang kalau naik pun itu masih dalam batas kewajaran, karena memang modalnya naik. Bahkan ada modal mereka yang naik 200 persen. Makanya harga mungkin disesuaikan, tapi masih dalam batas keawajaran,” ujarnya.

Bos Martin juga menegaskan, tidak ada pedagang yang mematok harga tinggi. Masa liburan tentu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendapatkan rezeki dan mengembalikan geliat perdagangan di pasaran.

“Kami apresiasi himbauan dari Anggota DPRD, Asril, untuk tidak menaikkan harga. Kami setuju dengan itu dan kami pedagang sepakat dan komit tidak akan “mamakuak” pembeli. Karena memang itu bukan budaya kita di Bukittinggi,” ungkap Bos Martin.

Ia melanjutkan, banyaknya harga ‘mamakuak’ yang sempat viral beberapa tahun lalu, memang menjadi momok bagi kota Bukittinggi. Namun harus dipahami, oknum pedagang dimaksud, bukanlah pedagang Bukittinggi.

“Kami setiap tahun diberi pembinaan oleh pemko dalam memberikan layanan terbaik kepada pengunjung. Pembelajara itu rutin kami dapat sebagai bentuk perhatian pemko kepada kami pelaku pariwisata. Insya Allah kami akan menerapkannya, karena memang dengan kepuasan pengunjung tentu akan memberikan kesan yang baik kepada kota Bukittinggi yang sama-sama kita cintai ini,” jelasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });