Agam

Distan Agam Kembangkan RumputGajah Taiwan

Lubukbasung, KABA12.com — Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian, tengah mengembangkan budi daya tanaman rumput gajah Taiwan sebagai sumber pakan hijauan bagi ternak sapi di daerah itu. 

Rumput gajah Taiwan merupakan, disamping memiliki nutrisi yang dibutuhkan ternak, meliputi karbohidrat/energi, protein, vitamin, mineral, dan air, juga bernilai ekonomis bagi peternak sapi dibanding rumput yang lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Isman Imran, saat melakukan kunjungan lapangan ke UPT Puskeswan Ambun Pagi Kecamatan Matur, Sabtu (1/12), mengatakan,  penyediaan pakan menjadi sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas genetik sapi ternak di Kabupaten Agam.

“Apalagi populasi sapi di Agam cukup tinggi, tentu kita juga harus memiliki stok rumput yang luas,” ujarnya.

Menurutnya, keunggulan introduksi budi daya rumput gajah taiwan juga kaya nutrisi, tahan terhadap kekeringan, serta tetap tersedia saat kemarau. 

Sebagai percontohan, pihaknya saat ini tengah membuat lahan budi daya rumput gajah taiwan di areal UPT Puskeswan Ambun Pagi Kecamatan Matur dengan luas 1,2 hektar. Hal ini juga akan memudahkan dalam proses pemanenan, pasalnya kandang sapi ternak berada ditengah-tengah areal rumput.

“Areal seluas ini dengan jumlah 28 ekor sapi ternak bibit, setidaknya bisa menampung pemenuhan kebutuhan pakan sapi setiap harinya,” tukas Isman.

Ia menambahkan, melalui pertanian terintegrasi, pihaknya nanti akan mencoba memanfaatkan lahan non produktif dengan melibatkan masyarakat terutama petani ternak dalam mengelola lahan tersebut yang ditanami rumput gajah Taiwan.

Kepala UPT Puskeswan Ambun Pagi Kecamatan Matur, Dokter Hewan T. Asmar, didampingi Kasi Pembibitan Tenak, Jofrika, menerangkan, salah satu keunggulan rumput gajah Taiwan adalah, bentuk tekstur daun lebar dan daun bulu yang lembut membuat rumput Taiwan lebih disukai ternak.  

Sebelum diberikan ke ternak, dijelaskannya,  rumput Taiwan terlebih dahulu dilayukan selama setengah hari, kemudian dipotong-potong agar ternak mudah mengkonsumsi. 

 Dengan memberi pakan rumput Taiwan, dan hanya tinggal memberi pakan tambahan seperlunya.

“Keunggulannya dibanding rumput lainnya adalah, apabila terkena kotoran ternak, areal sekitar rumput tersebut tidak layu, dan tetap subur,” jelasnya.

Keunggulan lainnya, rumput Taiwan dapat ditanam pada ketinggian 0-3.000 MDPL dengan curah hujan 1.500 mm. Dari segi produktifitas dalam setahun dapat mencapai 300 ton/hektar. Di usia 50 hari, rumput Taiwan dapat mencapai tinggi lebih dari 4 meter.  

Satu rumpun ditanam minimal 3 batang tunas,tiap batang terdiri dari tiga ruas, satu ruas muncul dipermukaan, dua ruas lainnya terpendam di tanah.

Panen pertama diperoleh setelah 3 – 5 bulan penanaman. Tiap rumpun akan memperoleh 2 – 3 kg rumput.  

Panen berikutnya membutuhkanwaktu yang relatif singkat dan panen yang lebih banyak.  Dalam waktu 1,5sampai 2 bulan sudah dapat memperoleh rumput berkisar antara 4 sampai 8 kg tiaprumpun. Rumput Taiwan terlebih dahulu dilayukan selama setengah hari. (Virgo/*).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top