Bukittinggi

Timpora Selidiki Keberadaan WNA China ke Tambang Emas Kab. 50 Kota

Kab. 50 Kota, KABA12.com — Beberapa hari belakangan ini, warga Kabupaten 50 Kota mencurigai gerak gerik kehadiran puluhan WNA China di kawasan tambang emas Manggani di Jorong Pua Data, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten 50 Kota.

Keberadaan puluhan WNA China ini baru diketahui setelah mereka keluar dari lokasi tambang emas terbesar pemerintah kolonial Belanda saat masih di Nusantara.

Dari laporan masyarakat itu, Tim Pengawasan Orang Asing Kab. 50 Kota, langsung menelusuri lokasi tambang tersebut, Selasa (27/11).

Namun, jauhnya lokasi dan minimnya akses, menjadi kendala dan menyulitkan tim untuk menelusuri tambang emas itu.

Kepala Imigrasi Agam Sumbar, Dani Cahyadi, saat dikonfirmasi, menjelaskan, Timpora Kab. 50 kota yang terdiri dari unsur kantor Imigrasi Kelas II non TPI Agam, Intel Polres 50 Kota, Intel Kodim, Kejaksaan, Disperinaker 50 Kota, bersama pengawasan naker dari Disnaker provinsi, Sumatera Barat melakukan operasi gabungan terkait informasi tersebut.

“Tim melakukan koordinasi terkait langkah dan cara untuk menuju lokasi pertambangan yang berada di Manggani nagari Koto Tinggi Kec. Gunuang Omeh Kab. 50 Kota karena lokasi tempuh tambang emas yang cukup terjal dilalui, ” jelasnya.

Sampai di jorong Pua Data Nagari Koto Tinggi Gunuang Omeh 50 Kota, tim bertemu langsung dengan Wali Jorong Pua Data, Iswandi dan Ketua Karang Taruna, Syamsul Bahri, dimana mereka membenarkan ada sekitar 9 orang WNA asal China yang melakukan survey di lokasi tambang emas selama 17 hari dan sudah keluar dari lokasi tambang pada tanggal 14 November 2018.

Namun, saat tim menanyakan perihal akses ke lokasi tambang, mereka menjelaskan bahwa untuk sampai ke lokasi membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dengan mengendarai sepeda motor dan tidak memungkinkan lagi untuk sampai lokasi tepat waktu.

“Dan tim mencoba untuk menelusuri jalan menuju ke lokasi yang hanya mampu dilalui sepeda motor atau trabas karena jalan setapak yang berlumpur,” ungkapnya.

Ditambahkan karena tidak memungkinkan menuji lokasi pertambangan lokasi yang jauh dan sulit akhirnya tim memutuskan kembali ke Kantor Kesbangpol 50 Kota untuk evaluasi dan perencanaan kembali ke wilayah tersebut.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top