Bukittinggi

Porprov 2018 Sumbar Ditutup. Bukittinggi Peringkat Ketiga, Padang Juara Umum

Padang Pariaman, KABA12.com — Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2018, resmi ditutup.

Event dua tahunan ini, ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar bersama perwakilan Kemenpora, seluruh Walikota, Wakil Walikota dan Bupati, Wakil Bupati kabupaten kota se Sumbar, Ketua Koni Sumbar dan Ketua Koni se Sumbar, di Gor Sungai Sariak, kabupaten Padang Pariaman, Rabu (28/11) sore.

Ketua Umum Porprov 2018 Sumatera Barat, Ali Mukhni menjelaskan, Porprov 2018 Sumbar dilaksanakan selama 10 hari, mempertandingkan 35 cabang olah raga.

Porprov kali ini diikuti oleh 7536 atlet serta official. Kegiatan kali ini mencatat sejarah, karena perdana menggunakan perkembangan IT dengan sistem SIDRAGON, untuk pendataan atlet dan hasil pertandingan.

“Alhamdulillah selama pelaksanaannya porprov 2018 berjalan sukses dan lancar. Kami dari awal telah bertekad untuk mensukseskan Porprov ke XV ini. Dan Alhamdulillah kami tuan rumah juga berhasil mendongkrak posisi raihan medali menjadi runner up dengan 107 medali emas, di bawah kota Padang. Ini akan kita pertahankan dan tingkatkan untuk tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengapresiasi pelaksanaan porprov XV tahun 2018 Sumatera Barat. Olahraga menjadi salah satu alat untuk mempersatukan bangsa. Porprov menjadi ajang prestasi yang merupakan hasil pembinaan dan latihan selama dua tahun terakhir.

“Porprov XV tahun 20180, diakui sebagai mulitevent yang berbeda dari sebelumnya. Ini lah multievent paling akbar yang pernah dilaksanakan, karena didukung dengan perkembangan IT yang disuguhkan dengan sistem SIDRAGON. Dengan sistem itu, tercatat seluruh atlet dan hasil pertandingan. Kedepan, tidak boleh lagi ada atlet luar Sumbar yang ikut Porprov ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, selaku Ketua Umum Kontingen kota Bukittinggi, mengapresiasi capaian prestasi yang diraih para atlet pada porprov tahun ini. Hasil tersebut, membuktikan komitmen Bukittinggi untuk tetap jadi yang terbaik dan mencapai target yang kita tetapkan sebelumnya.

“Ini sudah sangat luar biasa. Dengan 100 persen atlet lokal, Bukittinggi mampu meraih 72 medali emas dan berada di peringkat tiga. Memang turun peringkat dari tahun lalu, namun jangan bersandar kesana saja, namun lihat hasil capaiannya yang tahun lalu 70 emas, sekarang meningkat menjadi 72 emas. Ini sangat luar biasa. Kita pulang dengan kepala tegak,” jelas Irwandi.

Lebih lanjur, Wawako menyampaikan, saat ini Bukittinggi sudah mulai dengan pembinaan atlet lokal asli Bukittinggi. “Kedepan tentu kita harapkan hasil yang lebih baik lagi. Pada masanya, bukan tidak mungkin kita Bukittinggi akan menjadi juara umum Porprov,” jelas Irwandi optimis.

Sebelum ditutup, masyarakat Padang Pariaman menyaksikan partai final sepak bola antara tuan rumah dengan kesebelasan Solok Selatan. Dari pertandingan tersebut, kesebelasan Padang Pariaman berhasil menundukkan kabupaten Solok Selatan dengan skor 1-0.

Selama 10 hari pelaksanaan Porprov 2018 Sumatera Barat, kota Padang masih kokoh di puncak klasemen dan kembali menjadi juara umum, dengan 150 medali emas, 88 perak dan 116 perunggu. Posisi kedua diraih oleh tuan rumah kabupaten Padang Pariaman dengan 107 emas, 91 perak dan 107 perunggu. Sedangkan Bukittinggi berhasil meraih posisi ketiga dengan 72 emas, 86 perak dan 84 perunggu. Sementara, Kabupaten Agam, berada di posisi enam dengan 44 emas, 40 perak dan 54 perunggu.

Untuk porprov 2020 Sumbar, direncanakan akan dilaksanakan di kabupaten Pasaman Barat selaku tuan rumah.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top