Catatan 12

Therapi Bencana Autisme, Mahasiswa Unand Ciptakan Mobile Game

Oleh : Lucyana Lufti

Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang memiliki risiko terjadi bencana yang cukup tinggi, terutama bencana gempa.

Risiko bencana gempa dapat menimpa siapa saja tanpa terkecuali, termasuk anak-anak penyandang autisme.

Menurut Kepala SLB YPPA AUTISMA Padang, tim PKM Universitas Andalas merancang kegiatan yang disebut FUN THERAPY, yaitu suatu kegiatan dimana siswa-siswi akan diterapi menggunakan game android.

Game tersebut terdiri dari berbagai level, dimana masing-masing level akan berisikan materi mengenai pemahaman dasar dalam upaya mitigasi bencana gempa.

Tim ini beranggotakan Lucyana Lufti, Hafiz Surahman, Muhammad Idil Fitra, dan Irvan Zikri (teknik elektro) dan Rahmadani (psikologi) dari Universitas Andalas.

Berdasarkan studi melalui survei literature yang membahas tentang penanganan anak-anak autisme didapatkan metode pendidikan yang dapat diterapkan sebagai upaya penyelesaian yaitu dengan menerapkan metode belajar classical conditioning. Yaitu penciptaan respon terkondisi pada anak-anak autisme berupa pemasangan stimulus tidak terkondisi (bunyi sirine) dengan stimulus terkondisi (situasi gempa) yang diharapkan akan menimbulkan respon terkondisi, yaitu berupa evakuasi diri.

Penerapan metode ini dilakukan menggunakan media mobile game sehingga akan menyenangkan untuk dilakukan, dan anak autisme lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Game tersebut merupakan langkah lain yang digunakan dalam mediasi penyampaian materi mitigasi gempa terhadap anak-anak autisme.

Melalui metode yang diberikan secara bertahap dan menarik siswa-siswi diharapkan dapat melaksanakan serangkaian prosedur penyelamatan diri tanpa halangan dari keterbatasan yang mereka miliki.

Setelah beberapa kali kegiatan FUN THERAPY, terjadi peningkatan pemahaman. Mereka paham apa itu gempa, benda-benda yang aman dan tidak aman saat gempa, serta cara mengevakuasi diri saat gempa terjadi.

Maka mitigasi yang dilakukan dengan menerapkan metode ini yang dilaksanakan secara kontinu akan mampu meningkatkan pemahaman siswa-siswi autisme terhadap gempa dan upaya dasar untuk menyelamatkan diri saat terjadi bencana gempa.

Walaupun mereka tidak paham apa yang terjadi, namun setidaknya mereka mengetahui apa yang harus dilakukan pertama kali jika terjadi bencana gempa.

Hasil yang diperoleh pada kegiatan FUN THERAPY ini adalah terjadi peningkatan pemahaman dari siswa-siswi autisme.

Terjadi perubahan sikap dan perilaku dari siswa-siswi autisme terdapat upaya mitigasi bencana gempa. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top