alterntif text

Kaba Pemko Bukittinggi

Walikota Larang Perayaan Valentine di Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Tanggal 14 Februari bagi sebagian kalangan dijadikan momen hari kasih sayang atau biasa disebut hari valentine. Namun untuk kota Bukittinggi hal tersebut dilarang oleh pemerintah kota.

Bukan hanya larangan biasa, namun dengan tegas, Walikota mengeluargan surat edaran tertanggal 13 Februari 2018.

Dalam surat edaran tersebut, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengimbau seluruh warga kota untuk mengamalkan falsafah, Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. Perayaan valentine budaya Barat yang bertentangan dengan Islam dan juga jauh dari adat istiadat Minangkabau.

“Ya sengaja kami keluarkan edaran agar seluruh warga, terutama generasi muda paham bahwa valentine bukan budaya Islam dan bukan budaya Minang. Jadi, kalau tidak dilarang, tidak tertutup kemungkinan terjadi hal yang mengarah ke pelanggaran perda. Ini yang kita antisipasi,” tegas Ramlan.

Dalam surat itu juga dihimbau kepada seluruh guru, orang tua dan wali murid untuk dapat membekali pelajar dengan budaya lokal dan budaya nasional. Dimana keduanya tentu akan mengutamakan kekayaan bangsa dan sejarah nasional.
Sehingga Bukittinggi terbebas dari momentum yang sering kali dimanfaatkan generasi muda sebagai hari kasih sayang yang bertentangan dengan ajaran Islam dan adat istiadat Minangkabau.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top