alterntif text

Kaba Terkini

Mutasi Berlanjut, 27 Pengawas dan 3 Kepala SD di Agam Dilantik

Lubukbasung, KABA12.com — Rotasi dan mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan terus bergulir. Usai melantik 23 orang pejabat fungsional kepala SMP pada minggu lalu, kali ini Kadisdikbud Agam kembali melantik puluhan pejabat fungsional dilingkungan instansi tersebut.

Selasa (13/02) siang, 27 orang pejabat fungsional pengawas SD, SMP dan 3 orang kepala sekolah dasar dilantik bersamaan di aula utama bupati Agam Lubukbausung.

“Ini sudah pelantikan yang ketiga, diawali pelantikan kepala TK, SD, SMP dan sekarang giliran pengawas. Ini belum lagi 50 persen dari jumlah pengawas sekolah di Agam yang kita lantik, nanti akan berlanjut lagi secara bertahap kita lakukan pelantikan,” ujar Isra.

Ia menyebutkan untuk kebutuhan pengawas sekolah di kabupaten Agam saat ini masih kekurangan. Saat ini pengawas TK  baru ada 3 orang sementara dibutuhkan 12 orang. Kemudian  pengawas SMP baru ada 10 orang, kurang 5 orang lagi untuk mencapai ideal 15 orang. Sementara untuk pengawas SD di Agam sudah mencukupi sebanyak 60 orang.

Untuk memenuhi kekuarangan tenaga pengawas tersebut, dalam waktu dekat pihaknya akan mendorong kepala sekolah yang memiliki kompetensi untuk mengikuti seleksi pengawas baik yang diadakan ditingkat kabupaten maupun provinsi.

“Khusus untuk pendidikan, sekarang tidak ada lagi UPT pendidikan TK SD dan luar sekolah di kecamatan sejak Januari lalu. Karena tidak ada lagi UPT ini jadi perlu dilakukan rolling jabatan agar ada penyegaran di tubuh fungsional dinas pendidikan, jadi nanti yang ada pengawas sekolah kabupaten bukan lagi kecamatan, akan ada surat tugas pembaruan setiap tahun,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Junaidi yang saat itu mewakili Bupati kabupaten Agam menyampaikan, pengawas sekokah dituntut harus memiliki andil dan melaksankan tugas pengawasan terhadap 8 standar nasional pendidikan. Sedangkan kepala sekolah dituntut untuk mengembangkan sekolah yang dipimpinnya.

“Kualitas sekolah sangat ditentukan oleh kepala sekolahnya serta bagaimana pengawasan dari pengawas dan itu dapat dilihat dari prestasi anak didiknya. Bekerjalah dengan penuh keikhlasan agar hasilnya bermanfaat dan jadikan jabatan ini sebuah amanah bukan tujuan. Sehingga tercipta suasana kerja yang kondusif dan mampu menjadi mitra tenaga pendidik agar pendidikan di Agam berprestasi dan berkualitas,” harapnya.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top