alterntif text

Kaba Pemko Bukittinggi

Persada Bongkar Paksa Kios Daging Impor

Bukittinggi, KABA12.com — Ratusan pedagang daging yang tergabung dalam Persatuan Saudagar Daging (persada) Bukittinggi, bongkar paksa rumah sekaligus kios yang menjual daging impor di bilangan Simpang Tarok, Bukittinggi, Kamis (18/01). Sejumlah daging yang sudah dikemas, diperkirakan berjumlah 1 ton lebih dilekuarkan paksa, berikut mesin pendingin.

Eri DT. Palang Gagah Ketua pemuda persada Bukittinggi menjelaskan aksi ini dilakukan karena belum adanya tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk melarang perdagangan daging impor di Bukittinggi. Sebelumnya sudah diadukan ke DPRD yang juga saat itu dihadiri oleh perwakilan pemko.

“Kami sudah sangat dirugikan dengan adanya peredaran daging impor ini. Kami sudah adukan nasib kami ke DPRD. Namun pemerintah belum juga ada tindakan. Karena semakin meresahkan, omset kami semakin turun, terpaksa kami lakukan pembongkaran karena si penjual tidak miliki izin resmi,” jelasnya.

Eri menambahkan, saat pembongkaran itu anggota persada juga menemukan beberapa daging yang kadaluarsa. Tercantum tanggal expire yang bervariasi dari tahun 2012 hingga 2018.

“Selain merugikan pedagang, ada juga indikasi daging ini tidak layak konsumsi karena ditemukan daging yang kadaluarsa. Warna dagingnya juga tidak segar. Ini sudah meresahkan sekali. Sementara kami sebagai pedagang pun untuk memenuhi kebutuhan daging di Bukittinggi masih sanggup,” ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Bukittinggi, Kompol Zahari Almi menjelaskan, pihak kepolisian sifatnya mengamankan situasi di lapangan. Untuk masalah penindakan selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada Pemko Bukittinggi.

“Kami sifatnya hanya mengamankan. Tindak lanjut kasus ini kami serahkan ke pemerintah daerah. Sampai saat ini pun belum ditemukan tindak pidana dalam kasus ini,” jelasnya.

Selang beberapa saat setelah pembongkaran paksa itu, Satpol PP Bukittinggi tiba di lokasi. Petugas langsung mengamankan daging impor itu ke kantor Satpol PP. Aksi ini sempat membuat kemacetan di jalur Simpang Tarok.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top