alterntif text

Kaba Pemko Bukittinggi

Kerugian Pasar Aur Rp 85 M, Gubernur : Tidak Perlu Relokasi

Bukittinggi, KABA12.com — Gubernur Sumatera Barat didampingi Walikota, Wakil Walikota, Ketua DPRD, unsur Forkopimda dan sejumlah kepala OPD, mengunjungi Pasar Aur, Sabtu (18/11). Kehadiran orang nomor satu di Sumbar itu pun disambut penuh harap oleh para pedagang.

Setelah melihat lokasi yang terbakar kemarin itu, Gubernur, Sumbar, Irwan Prayitno menyampaikan rasa duka mendalam untuk kota Bukittinggi, khususnya bagi para pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Aur, baik itu di tahap dua maupun blok J. Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah kota Bukittinggi akan berupaya semaksimal mungkin mencarikan solusi terbaik, agar pedagang Pusat Grosir Aur Kuning itu, dapat berdagang kembali.

“Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan upaya pembersihan material bekas kebakaran yang dibantu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dari hasil pemeriksaan, bangunan Pasar Aur yang terbakar masih layak ditempati. Untuk itu, kami harap pemko Bukittinggi, dapat segera melakukan perbaikan dan pemrov juga siap membantu mencarikan solusi masalah anggarannya,” jelas Gubernur.

Irwan Prayitno menambahkan, dari pengecekan Dinas Pekerjaan Umum Sumbar, untuk lantai dasar Pusat Grosir Aur Kuning dinilai tidak mengalami dampak yang parah. Dengan mencat rolling dor atau pintu dan dinding toko, pedagang akan dapat memanfaatkannya kembali.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengungkapkan, saat ini bantuan sedang dikumpulkan dari Badan Amil Zakat (Baznas) Sumatera Barat, Kabupaten dan Kota, dana tidak terduga dari pemprov Sumbar dan pemko Bukittinggi sendiri.

“Semoga dana cepat terkumpul dan segera disalurkan agar proses perbaikan berlangsung sesuai yang pedagang harapkan dan juga arahan Gubernur, dapat berlangsung dengan cepat,” terangnya.

Terkait total kerugian, Walikota memprediksi hitungan sementara berjumkah Rp 85 milyar. Sementara, untuk penyebab kebakaran, masih dalam penyekdikan tim inafis Polda Sumbar dan Polres Bukittinggi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top