Kaba Pemko Bukittinggi

Pedagang Kampung Cina Juga Keberatan Dijadikan Penampungan

Bukittinggi, KABA12.com — Puluhan pedagang Kampung Cina khususnya Jalan Ahmad Yani, juga mendatangi kantor DPRD, Jumat (03/11). Kedatangannya sama dengan warga perintis kemerdekaan sebelumnya yang keberatan untuk dijadikan lokasi penampungan.

H. Zainal, mewakili 85 pedagang jalan Ahmad Yani menyampaikan simpati terhadap musibah yang menimpa pedagang Pasar Atas. Namun saat ini juga timbul isu salah satu lokasi penampungan di Kampung Cina.

“Ini yang kami antisipasi, agar keberatan kami di dengar oleh DPRD dan Pemko. Bukan tanpa alasan, dari pengalaman yang sudah terjadi, dua kali kebakaran pasar penampungan di Ahmad Yani pada tahun 1972 dan 1997 merambat ke sejumlah toko di kampung cina itu. Selain itu di Kampung Cina juga banyak toko perabot dan pecah belah yang membutuhkan akses transportasi. Ini tentu akan menjadi kendala jika ada Pasar Penampungan,” jelasnya.

Ketua DPRD, Beny Yusrial, menjelaskan saat ini belum ada kepastian dari pemerintah terkait lokasi pasar penampungan. Pemko saat ini sedang berusaha untuk mencari lahan yang representatif.

“Aspirasi warga Kampung Cina jalan Ahmad Yani ini kita terima dan juga akan disampaikan ke pemko Bukittinggi. Sama dengan pedagang perintis kemerdekaan, pedagang Kampung Cina juga berkeberatan untuk dijadikan lokasi pasar penampungan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, H. Trismon mengungkapkan rencana beberapa lokasi untuk pasar penampungan baru wacana. Nantinya lokasi pasar penampungan akan disosialisasikan dulu ke masyarakat.

“Pemerintah saat ini juga berupaya mencari solusi terbaik. Untuk itu, kami berharap jangan ada riak di lapangan, masyarakat diminta bersabar karena belum ada keputusan pasti terkait itu, jangan termakan isu yang belum tentu kebenarannnya,” tutup Trismon.

Kedatangan pedagang Kampung Cina juga disambut oleh anggota dewan, Zulius St. Rajo Alam, Asril, Dedy Moeis, Rusdi Nurman dan Edison Katik.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top