Kaba Terkini

Tulisan Yang Tiada Judul

Oleh : Safrudin

“Satu peluru bisa mematikan satu nyawa, tapi satu goresan bisa menembus jutaan kalbu, bisa menyebabkan pertikaian menjadi persahabatan” maka menulislah…..

“Memaafkan memang tidak akan merobah masa lalu, tapi memaafkan dapat memperbaiki masa depan”.

Ungkapan ini setidaknya meredam nafsu dendam dalam hati kita, bahwa dorongan untuk memelihara rasa benci, rasa kesal bakan rasa ingin membalas sesuatu kepada pihak yang menurut kata hati kita telah melukai perasaan bahkan harga diri, tetap dengan jiwa pemaaf dan kesabaran maka semua itu akan hilang berganti rasa ikhlas, pemaaf dan saling menghargai dan mencintai.

Memaafkan, salah sikap yang diperintah dalam Alqur’an “فعفوا وفصفحوا.. ..,   artinya” maafkanlah dan bukalah lembaran baru”. Membuka lembaran baru lebih sekedar men”tip ex” tinta hitam yang salah tulis, karna men tip ex pada dasarnya hanya menghilangkan penampakkan noda dari pandangan mata, tp hakikinya dibawahnya masih terlihat apabila kita lihatkan ke tempat bercahaya.

Artinya bahwa memaafkan akan masih menyisakan bekas luka dan goresan dihati yang suatu saat akan teringat kembali apabila ada pemicunya tapi kata perintah berikutnya setelah فعفوا….,   (maafkanlah) adalah perintah : يتصفحوا.. …     artinya bukalah lembaran baru, oleh karena itu memaafkan harus kita iringi dengan membuka lembaran baru agar kedepan bayang masa lalu dapat ditutup rapat sebagai pengalaman dan pelajaran dimasa depan.

Allah SWT memang sangat sempurna, tetapi kita selaku hambanya jauh dari kesempurnaan, kita Allah beri potensi kebaikan/berbuat baik : وتقواها   tapi kit juga Allah beri potensi cendrung berbuat salah/keburukan : فجورها    atau kefujuran. Maka kita dengan kelemahan dan kelebihan jika bersama dengan saudara kita yang lain akan bersinergi untuk meneladani atau berusaha meniru kesempurnaan Allah akan kita menjadi hamba bertaqwa.

Bersinergi adalah kata kunci/key word untuk membangun sebuah tim yang solid, apapun organisasi ataupun kelembagaan kita, sinergi artinya saling memberi dan menerima, sinergi saling topang menopang, sinergi saling menguatkan satu sama lain, sinergi saling nasehat menasehati, sinergi saling ikhlas dengan kekurangan saudara kita…sinergi..ya banyak arti yang silakan kita lanjutkan.

Bersinergi akan melahirkan jembatan hati, jembatan hati dimulai dari “arus” komunikasi, jika kabel listrik komunikasi terjalin dengan baik maka arus sillaturrahim akan menjalar ke lubuk hati yang dalam, ia akan memilah mana yang kaitanya dengan beda pendapat, beda fikiran , beda pandangan tetapi tidak beda sillaturrahim. Konsleting pada fikiran tidak serta merta memutus arus komunikasi..ini kata kunci dari sinergi yang kita maksud.

Apapun hubungan persahabatab kita di dunia ini baik se kantor sebagai abdi negara, satu parlemen sebagai representator masyarakat ataupun sebagai saudagar mewarisi jiwa wirausahanya Usman bin Affan, pada giliranya akan juga berakhir karna dibatasi ruang dan waktu, bisa pensiun bagi PNS, bisa tidak terpilih lagi bagi legislator atau naik ke tingkat berikutnya, ataupun kebangkrutan bagi pedagang yang menyebabkan harus merangkak dari nol lembali, ini sebuah keniscayaan.

Oleh karena itu membangun sebuah pergaulan dalam bingkai sinergi akan membahagiakan kita dalam hidup ini, bersatu dan bersinergi dalam perbedaan sangatlah indah tetapi merasa lebih hebat dan merendahkan saudara sendiri akan berakibat lepasnya bingkai sinergi persudaraan. Padahal kita adalah sahabat sejati yang di balut Aqidah yang kuat kepada Allah SWT.

Belajar bersinergi dan memaafkan bolehlah kepada sejarah, para pendiri bangsa ini memang tidak sia – sia menunjukkan kebesaran jiwanya dalam pergaulan dalam kehidupan ini. Sebutlah Buya Hamka yang berbeda pandangan politik dengan Soekarno, Hamka ber idiologi Islam dengan Partai Masyumi, sementara Soekarno nasionalis dengan partai PNI, Soekarno sangat banyak melakukan perbuatan yang melukai perasaan Hamka hingga tuduhan makar/bersekongkol untuk menurunkan Soekarno dengan memenjarakan Hamka, tapi apakah Hamka dendam?, diakhir hayatnya Soekarno menulis wasiat jika ia meninggal ia ingin Hamka yang menjadi imam sholat jenazahnya. Hamka pun bersedia dengan ikhlas menyolatkan Soekarno sebagai wujud pemaaf Hamka.

Tidak hanya dengan Soekarno yang masih beriman, dengan Pramudiya Ananta Tur seorang komunis yang sehing menghujat dan menfitnah Hamka dengan laskar seni lekra nya diberbagai media, ketika calon menantunya mau masuk Islam, Pram meminta Hamka yang mensyahadatkannya, apakah Hamka menolak?Hamka dengan jiwa pemaafnya mensyahadatkan calon menantu Pram, begitulah kebesaran jiwa para pendiri bangsa kita.

Oleh karena itu, marilah kita para tokoh masyarakat dan para pemimpin negeri ini, bersinergi dengan bingkai komunikasi yang kuat agar kita dapat saling menguatkan untuk menjalankan berbagai amanah ummat, mari kita bangun suatu tatanan peradapan pergaulan baik di pemerintahan maupun di kehidupan perpolitikan.

Sebab itu sinergi dimulai dengan suatu jalinan komunikasi, sering bertemua akan mengurangi “syak”, sangkaan yang tidak baik, sejarah juga menulis bahwa percaturan idiologi para politisi dan pejabat bangsa dengan berbagai idiologi tempo dulu tidak menghalangi mereka untuk satu lapau dan saling traktir sebagaimana kisah Kasman Singo Dimejo, Natsir, Soekarno, DN. Aidit , Isya Anshori, Agus Salim dan sebagainya.

Dalam sebuah bukunya Hamka juga menulis bahwa kenapa batu digunung runcing dan tajam dan membayakan?, sementara batu di sungai tumpul dan senang dipegang?, jawabnya karena batu di sungai sering berjalan dibawa arus saling bertemu, bersalaman tapi batu di gunung hanya diam ditempat saja.

Marilah kita berdoa agar kehidupan kita Allah mudahkan dengan husnul khotimah sehingga kita termasuk hamba yang Allah mudahkan hisabnya kelak di Padang Masyar dan pergaulan baik di dunia ini memesankan agar kita nanti saling bertanya, bahwa kalau sahabat tidak melihatku di syurga mohon bertanya kepada Allah dimana aku dan andai aku di neraka mohonkanlah kepada Allah bahwa dengan persahabatan baik kita di dunia ini untuk meminta kepada Allah agar aku juga dimasukkan kedalam Syurga karena didunia ini kita sempat saling menasehati dan bersinergi dengan kebaikan. Semoga.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat : Jl. SUDIRMAN, NO.02, PADANG BARU, LUBUK BASUNG, KABUPATEN AGAM

Telp (0752)76808, e-mail : redaksi.kaba12@gmail.com.

Copyright © 2018. Theme by KABA12.com. All right reserved

To Top