Bandung, KABA12.com — Petugas kepolisian masih melakukan proses evakuasi alat berat beko yang masuk ke dalam jurang sedalam 50 meter di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Akibatnya terjadi antrean kendaraaan yang cukup panjang.

Selain itu, Kanit Laka Polres Bandung, Iptu Ridwan juga mengatakan tersendatnya arus lalu lintas di Jalur Lingkar Nagreg tersebut dikarenakan penyempitan jalan di lokasi kecelakaan karena sebagian bahu jalan digunakan parkir dua crane yang sedang melakukan proses evakuasi.

“Antrean kendaraan terjadi sekitar 500 meter,” katanya seperti dikutip detik.com, Senin (17/07).

Kecelakaan lalu lintas pukul 01.30 WIB itu menimbulkan dua korban tewas, Mamat Rahmat (49) sopir tronton dan Jajang Suryadi (47) operator beko, serta Surya (35) mengalami luka berat. Kecelakaan terjadi, karena truk tidak kuat di tanjakan sehingga mundur dan masuk jurang.

Sebelumnya, polisi terlebih dahulu melakukan evakuasi bangkai truk tronton. Pada saat evakuasi tronton berlangsung jalur Lingkar Nagreg ditutup sementara selama 30 menit saat tronton di naikan dari bawah jurang ke jalan raya.

“Proses evakuasi tronton berlangsung selama satu jam setengah dari Pukul 13.00-14.30 WIB. Jalan terhambat karena masih dilakukan proses evakuasi,” tambahnya.

Pantauan detikcom sekitar Pukul 16.30 Petugas Kepolisian dari Satlantas Polres Bandung dan Polsek Nagreg sedang melakukan pengamanan arus lalu lintas kendaraan dari arah Tasikmalaya/Garut menuju Bandung. Antrean masih terjadi karena pelambatan kecepatan kendaraan dan penyempitan jalan.

Saat ini petugas kepolisian masih melakukan proses evakuasi alat berat beko. “Petugas crane masih kesulitan mengevakuasi karena lengan beko masuk ke dalam tanah,” ucapnya.

(Dany)