alterntif text

Kaba Terkini

Walau Kekurangan Listrik, Indonesia Belum Perlu PLTN

Jakarta, KABA12.com — Walau banyak daerah belum dialiri listrik, Indonesia dipandang tidak perlu Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Hal tersebut dikarenakan Indonesia memiliki banyak sumber energi , seperti gas dan batu bara, yang masih belum optimal dimanfaatkan.

Ketua dewan pakar Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Herman Daniel Ibrahim mengungkapkan PLTN dapat menggunakan anggaran yang sangat besar, dan dari segi risiko juga cukup besar. Jika terjadi kebocoran, risikonya sangat berbahaya terhadap kesehatan begitu juga dampaknya terhadap lingkungan. Bahkan, petani tidak bisa bertani hingga 25 tahun.

“Kita tidak membutuhkan PLTN, karena sumber energi kita sangat banyak. Tinggal bagaimana mengembangkannya lagi,” kata Herman seperti dikutip Viva.co.id.

Ia mengungkapkan, dulu Indonesia memang pernah akan membangun PLTN di Muria, Jawa Tengah, dan sudah sampai pada tahap studi tapak. Upaya itu dilakukan ketika wilayah tersebut masih terisolasi dan tidak banyak penghuni.

“Umumnya negara yang membangun PLTN karena tidak ada sumber energi, dan penduduknya banyak. Seperti Jepang, Korea, Prancis dan mereka punya teknologinya sendiri,” jelasnya.

Sementara Indonesia penduduknya banyak, tapi juga punya banyak energi. Masalahnya, teknologi penggarapannya masih minim. Maka, dia menyarankan lebih baik Indonesia gunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Sampai 2100 cadangan energi gas dan batu bara kita masih sangat cukup. EBT di Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar, salah satu kendala pengembangan energi yang terbarukan ini karena lokasinya yang membuat mahal,” ujar Herman.

Untuk itu, Indonesia sebaiknya menjadikan energi gas dan batu bara sebagai energi utama, sehingga bisa menjadikan Indonesia bebas nuklir. “Nuklir itu sangat mahal, Jepang kerugiannya sangat besar, kalau negara tak kuat, bisa bangkrut,” lanjut dia.

(Dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top