Agam

Palembayan Siap Jadi Sentral Jagung Sumatera

Palembayan, KABA12.com — Kecamatan Palembayan diproyeksikan akan menjadi sentral tanaman jagung di kabupaten Agam.

Diproyeksikan tahun 2017 ini akan digarap 72 hektar lahan yang akan ditanami jagung masing-masing di nagari Ampek Koto seluas 20 hektar, III Koto Silungkang 36 hektar dan Salareh Aia 16 hektar.

Seperti dijelaskan Sekretaris Dinas Pertabun Agam Arief Restu dan Ade Harlien Camat Palembayan usai sosialisasi dinas pertanian Agam.
Sosialisasi dilaksanakan berkaitan dengan program penanaman jagung dan pembukaan lahan baru seluas 72 hektar di wilayah kecamatan Palembayan.

Dijelaskan, pembukaan lahan baru jagung di tiga nagari masing-masing Ampek Koto Palembayan (20 Ha), III Koto Silungkang (36Ha dan Salareh Air (16 Ha) melalui kelompok tani di tiga nagari tersebut.

Pemkab Agam melalui Dinas Pertanian sudah menyiapkan alokasi anggaran yang digunakan untuk biaya upah pembukaan lahan baru, bantuan bibit jagung, biaya panen, pupuk dan kebutuhan dana lainnya.

“Kita diinformasikan mendapat kucuran dana sekitar Rp. 500 juta untuk pembukaan lahan jagung baru dan pengembangan komoditi unggulan itu,” jelas Ade Harlien.

Sementara menurut Arief Restu sekretaris Dinas Pertanian Agam, program pengembangan komoditi jagung di 3 nagari di kecamatan Palembayan itu merupakan pilot project komoditi unggulan yang diproyeksikan akan memberi efek khusus bagi kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan, program pembukaan lahan baru untuk komoditi jagung tersebut diharapkan optimal karena sebagai program percontohan, tim dinas pertanian Agam akan menggawal secara khusus program tersebut,” tegas Arief Restu.

Target Palembayan sebagai sentral komoditi jagung itu diyakinkan bisa tercapai mengingat kawasan Palembayan dinilai cocok untuk tanaman jagung bahkan selama ini sudah memasok dan memproduksi jagung ke berbagai daerah di Sumbar, Sumut dan Riau.

(Harmen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top