Kaba Terkini

Hotline Salah Satu Langkah Pengurangan Risiko Depresi di Indonesia

Life, KABA12.com — Depresi merupakan suatu kondisi yang menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-hari. Depresi bukanlah perasaan stres atau sedih biasa, namun perasaan yang tidak bahagia dan merasa tak punya harapan. Kondisi ini akan diikuti oleh berbagai gejala klinis. Hal tersebut dibuktikan dengan sekitar 90 persen orang meninggal karena bunuh diri salahsatunya diakibatkan oleh depresi.

Seperti yang dilansir kompas.com, Psikiater RS Omni Alam Sutera Tangerang, dr.Andri Sp.KJ menjelaskan gejala depresi yang utama berasala dari gangguan mood atau perasaan hati yang menurun. Hal ini diikuti dengan munurunnya intensitas kinerja seseorang. “Orang yang depresi akan merasa tidak ada harapan akan kehidupan atau putus asa. Kondisi ini diikuti dengan gejala lain seperti susah konsentrasi, malas, tidak bertenaga, tidak nafsu makan, dan sering ada ide untuk bunuh diri,” ujarnya.

Disisi lain, pada zaman sekarang, ada beberapa factor yang menyebabkan seseorang cepat mengalami depresi, yakni kematian orang terkasih, perceraian, perpisahan, kehilangan pekerjaan, penyakit berat, kekerasan seksual, dan sebagainya.

Apalagi, jika menjurus kepada data Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan Kementrian Kesehatan RI tahun 2013, sekitar 6 persen atau 16 juta jiwa mengalami gangguan mental emosional (depresi dan kecemasan). Keadaan tersebut didominasi oleh perempuan yang beresiko dua kali lipat menderita depresi dibandingkan pria.

Menindak lanjuti dari riset tersebut, keberadaan hotline atau pusat layanan  tempat curahan hati orang yang ingin depresi atau punya keinginan bunuh diri di Indonesia sangat diperlukan. Layanan serupa di negara maju yang ditunjang tenaga profesional yang memahami situasi bunuh diri dinilai sukses menggagalkan aksi bunuh diri.

(Dany)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top