Kaba Terkini

Harimau Dihalau Dengan Meriam

Palembayan, KABA12.com — Kerasahan masyarakat Marambuang nagari Baringin kecamatan Palembayan akan aksi harimau hutan yang memansa 3 ekor kerbau milik masyarakat terjawab.

Dalam operasi khusus pengusiran harimau hutan sejak Rabu kemarin, kawanan harimau yang nyaris turun ke pemukiman penduduk itu ternyata hanya melatih anak-anaknya berburu mangsa.

Naluri induk dan kawanan harimau hutan yang melatih anak-anaknya tersebut diinformasikan sengaja memangsa 3 ekor kerbau warga dan dijadikan “media latihan berburu mangsa”.

Informasi yang diperoleh KABA12.com dari beberapa pejabat KSDA Sumbar dan sekretaris camat Palembayan Ricky Eka Putra menyebutkan tim gabungan sudah berupaya menghalau kembali kawanan harimau ke habitatnya yang berada di kawasan hutan lindung.

Diduga kawanan harimau yang semakin langka itu tak nyaman dengan aksi perburuan kijang dalam areal hutan lindung oleh masyarakat sehingga kawanan harimau tersebut terpaksa keluarga dari areal hutan lindung di Palembayan itu.

Diusir Dengan Meriam

Untuk mengantisipasi dampak buruk terhadap masyarakat pihak KSDA Sumbar bersama aparat muspika Palembayan dibantu warga setempat sengaja menghalau kembali kawanan harimau yang dinformasikan lebih dari 3 ekor tersebut ke kawasan hutan lindung habitatnya.

“Petugas sengaja menggunakan meriam dan jenis letusan lain agar kawanan harimau yang mengajar anaknya berburu mangsa itu tidak mendekati pemukiman penduduk,” jelas Ricky Eka Putra Kamis (23/02) malam.

Ditambahkan, bunyi letusan dan suara keras diyakini akan membuat takut kawanan harimau tersebut dan lari kembali ke hutan negara yang menjadi kawasan bermukim binatang buas itu.

Ditegaskan Ricky hingga Kamis malam kondisi di Marambuang relatif aman karena kawanan harimau itu sudah masuk ke hutan negara wilayah hutan yang tidak boleh dijamah tersebut.

(Harmen)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });