Kaba Pemko Bukittinggi

Tak Mau Impor Kafilah, Bukittinggi TC-MTQ Sejak Dini

Bukittinggi, KABA12.com — Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) kota Bukittinggi, training centre (TC) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kafilah MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Pariaman, November 2017 mendatang. Pada MTQ tahun ini Bukittinggi komit tidak akan memakai kafilah impor dari daerah luar untuk memenangkan musabaqah tahun ini.

Seperti ditegaskan Wakil Walikota Bukittinggi Irwandi yang juga Ketua LPTQ Bukittinggi saat membuka TC-MTQ di aula MAN 1 Model Bukittinggi, Minggu (19/02). “Kita tidak akan mengimpor kafilah dari daerah lain, untuk itu Lurah, Camat dan KUA agar lebih menggali potensi di daerah masing – masing karena masih ada anak yang tidak mengikuti seleksi MTQ dari tingkat kelurahan dan kecamatan dan belum tentu dia tidak memiliki potensi,” ucap Irwandi.

Ia berharap, para kafilah yang terpilih bisa tampil menjadi yang terbaik, dan pemerintah telah mempersiapkan hadiah untuk para pemenang. “Bagi yang juara akan diberangkatkan umroh, untuk itu berjuanglah jadi yang terbaik untuk kota Bukittinggi,” pintanya.

Sementara Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi Abrar Munanda mengatakan, pihaknya menyiapkan pembinaan berjenjang dari Khatam Al Qur’an, MTQ tingkat Kelurahan, MTQ tingkat Kecamatan dan sampai tingkat Kota Bukittinggi. “TC ini akan berlangsung 7 kali dan untuk satu kali TC dilaksanakan 2 sampai 3 kali pertemuan,” jelasnya.

TC upaya meningkatkan kemampuan dan kualitas seni baca Al Qur’an serta pemahaman isi kandungan Al Qur’an bagi qori dan qoriah, hafidz dan hafidzah sebelum mengikuti MTQ ke-37 tingkat provinsi Sumbar. Sebanyak 120 orang akan dilatih oleh 12 orang pelatih untuk cabang Tilawah, Syahril Qur’an, Fahmil Qur’an, Khatil Qur’an, Tartil Qur’an, Hifzil Qur’an, Qira’ah Sab’ah, Kitab standar, Azan dan Khotbah Jumat, M2KQ dan Tafsir Qur’an.

(Jaswit)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terkini

To Top